Saturday, 15 Dec 2018


Turunkan AKI Dan AKB, Masyarakat Diajak Sukseskan Program “Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng”

Kampanye Germas di Balai Desa Ngaran, Kamis (6/12/2018).

WartaKita.org – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terus berupaya untuk menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di daerah ini. Salah satu upayanya yaitu dengan meluncurkan Progam “Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng”.

Pernyataan ini disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jateng Kadarwati pada acara  kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Balai Desa Ngaran, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten pada Kamis (6/12/2018).

Kampanye Germas ini terselenggara berkat kerjasama antara Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jateng bersama Dinkes Kabupaten Klaten dan Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Kadarwati.

“Progam Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng merupakan gerakan gotong royong yang memanfaatkan seluruh potensi yang ada di masyarakat mulai dari hulu hingga hilir. Yaitu dengan menggerakkan bidan desa dan kader PKK untuk mengedukasi para perempuan sejak pra kehamilan, masa kehamilan, persalinan, hingga pascapersalinan. Selain itu, juga mengajak masyarakat lainnya untuk memberi perhatian khusus pada ibu hamil,” katanya.

Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jateng ini menyatakan, sejak dicanangkan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada bulan Juli 2016 silam, Progam Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng ini dinilai telah mampu menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi di Jawa Tengah.

“Pada tahun 2014, kasus kematian ibu tercatat ada 711 kasus. Jumlah tersebut terus menurun pada tahun 2015 sebanyak 619 kasus dan tahun 2016 sebanyak 602 kasus kematian ibu. Kasus kematian bayi juga ikut turun. Pada tahun 2013 kematian bayi pertahun berjumlah 5.865 kasus. Tahun 2014 turun jadi 5.666 kasus, pada tahun 2015 menjadi 5.571, dan tahun 2016 menjadi 5.485 kasus,” paparnya.

Kampanye Germas di Desa Ngaran ini diikuti sekitar 200 warga. Hadir dalam kampanye Germas ini diantaranya Anggota Komisi E DPRD Jateng Kadarwati, perwakilan Dinkes Provinsi Jateng Sapto Yuniarto, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Klaten dr Sri Sundari, Camat Polanharjo Milias Dwi Ariana, para Kepala Desa di Kecamatan Polanharjo, Tim Penggerak PKK, warga, serta undangan lainnya.

Acara kampanye Germas di Desa Ngaran ini diisi dengan senam ringan bersama, makan buah, ceramah Germas oleh Camat Polanharjo Milias Dwi Ariana, penyuluhan kesehatan dari Dinas Kesehatan Klaten, penandatanganan komitmen bersama untuk melaksanakan Germas, serta pemeriksaan kesehatan gratis.

Peserta kampanye Germas di Desa Ngaran makan buah bersama.

Kampaye Germas di Desa Ngaran ini disambut baik oleh Camat Polanharjo Milias Dwi Ariana. “Kami senang dan menyambut baik kegiatan kampanye Germas ini. Semoga dengan kampanye Germas ini masyarakat di Polanharjo semakin sehat, bugar, dan produktif,” ujarnya.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan penggalangan komitmen pelaksanaan Germas di Kecamatan Polanharjo. Mereka yang hadir berkomitmen untuk melaksanakan dan membudayakan Germas dalam hal satu, melakukan aktifitas fisik yan terukur dan teratur. Dua, mengkonsumsi buah dan sayur setiap hari. Tiga, memeriksaaan kesehatan secara rutin. Empat, memberikan ASI eksklusif kepada bayi sampai usia 6 bulan. Lima, tidak merokok. Dan enam, fokus pada pencegahan dan penanganan stunting. (L Sukamta)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *