Monday, 18 Mar 2019


TMMD Reguler Kodim Sukoharjo Buatkan Jamban Untuk 11 Keluarga

Anggota TNI dan masyarakat bergotong-royong membuatkan jamban untuk warga Dukuh Sambirejo.

WartaKita.org – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 104 Kodim Sukoharjo yang berlangsung di Desa Celep, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo mengerjakan sejumlah kegiatan fisik. Diantaranya adalah membangun jamban untuk 11 kepala keluarga (KK).

Dua dari 11 KK penerima bantuan program jambanisasi itu adalah Keluarga Paidi dan Rukino, warga Dukuh Sambirejo RT 03 RW 05, Desa Celep.

Rumah Keluarga Rukino ini tepat berada di depan rumah keluarga Paidi. Dua keluarga tersebut sampai kini belum memiliki jamban sendiri. Mereka biasa buang air besar (BAB) di kebun sekitar rumahnya, atau di sungai yang berada di seberang jalan samping rumahnya.

Anggota Satgas TMMD Reguler ke 104 Kodim Sukoharjo, Koptu Eko menyatakan, apa yang dialami Keluarga Paidi dan Rukino ini tentu saja ironis. Di jaman yang dikenal dengan “jaman milenial” ini ternyata masih ada beberapa keluarga di wilayah tersebut yang BAB di sungai.

“Tentu kebiasaan (BAB) ini jauh dari harapan kita semua. Akan tetapi, peristiwa ini benar-benar terjadi “ tuturnya.

Menurutnya, pada musim kemarau, tentu saja keadaan sungai tidak begitu banyak airnya. Tetapi pada musim hujan seperti saat ini, tentu saja kondisi arus airnya deras dan dalam sehingga membahayakan bagi dua keluarga ini.

Sementara itu, Paidi menyatakan, dia sudah mulai menabung dan menyicil membeli buis beton 2 buah. Rencananya untuk membuat jamban. Tapi ternyata, dia malah dapat bantuan jambanisasi dari TMMD,

“Terima kasih banyak satgas TMMD. Saya merasa senang sekali. Karena kesulitan (tempat untuk BAB) kami se keluarga sudah teratasi,” ujarnya.

Koptu Eko menjelaskan, saat ini pembangunan jamban tengah dilakukan oleh anggota TNI dan masyarakat sekitar. Ke depan diharapkan, jamban telah bisa digunakan sehingga keluarga Paidi dan Rukino tidak lagi BAB di sekitar rumah atau di kebun.

“Semoga ke depan, di jaman milenial ini, tidak ada lagi masyarakat yang BAB di sungai atau di sekitar rumahnya. Karena Satgas TMMD Reguler ke-104 telah mengatasinya,” ucapnya. (ass/ls)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *