Monday, 25 Jan 2021


Tips Merayakan Natal Di Saat Pandemi Covid-19

 PERAYAAN Natal pada 25 Desember 2020 ini, sangatlah jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan pandemi covid-19 yang masih merajalela di berbagai negara termasuk Indonesia.

Karenanya, Menteri Agama (Menag) RI membuat Surat Edaran Nomor 23 Tahun 2020 sebagai pedoman untuk perayaan Natal di tengah pandemi covid-19 pada tahun 2020 ini.

Surat edaran yang ditandatangi langsung oleh Menteri Agama (Menag) RI Fachrul Razi pada Senin 30 November 2020 ini berisi tentang beberapa panduan-panduan untuk melakukan ibadah dan perayaan Natal.

  1. Ibadah dan Perayaan Natal hendaknya dilaksanakan secara sederhana dan tidak berlebih-lebihan serta lebih menekankan persekutuan di tengah-tengah keluarga.
  2. Ibadah dan Perayaan Natal selain diselenggarakan secara berjamaah/kolektif di rumah ibadah juga disiarkan secara daring dengan tata ibadah yang telah disiapkan oleh para pengurus dan pengelola rumah ibadah.
  3. Jumlah umat yang dapat mengikuti kegiatan Ibadah dan Perayaan Natal secara berjamaah/kolektif tidak melebihi 50% dari kapasitas rumah ibadah.
  4. Kewajiban pengurus dan pengelola Rumah Ibadah :
  5. Menyiapkan petugas untuk melakukan dan mengawasi protokol kesehatan di area rumah ibadah
  6. Melakukan pembersihan dan disinfeksi secara berkala di area rumah ibadah
  7. Membatasi pintu/jalur keluar masuk rumah ibadah guna mempermudahkan penerapan dan pengawasan protokol kesehatan
  8. Menyediakan fasilitas cuci tangan/sabun/hand zanitizer di pintu masuk dan pintu keluar Rumah Ibadah
  9. Menyediakan pengecekan suhu pada pintu masuk bagi seluruh pengguna rumah ibadah. Jika ditemukan pengguna rumah ibadah dengan suhu >37,5̊ C (2 kali pemeriksaan dengan jangka 5 menit), tidak diperkenankan memasuki rumah ibadah
  10. Menerapkan pembatasan jarak dengan memberikan tanda khusus di lantai/kursi, minimal jarak 1 meter
  11. Melakukan pengaturan jumlah jemaat/umat/pengguna rumah ibadah yang berkumpul dalam waktu bersamaan, umtuk memudahkan pembatasan jaga jarak
  12. Mempersingkat waktu pelaksanaan ibadah tanpa mengurangi penghayatan akan nilai-nilai Natal
  13. Memasang imbauan penerapan protokol kesehatan di area rumah ibadah pada tempat-tempat yang mudah terlihat
  14. Memberlakukan penerapan protokol kesehatan secara khusus bagi jemaat/umat tamu yang datang dari luar kota (dapat memperlihatkan hasil test PRC atau Rapid Test yang masih berlaku)
  15. Kewajiban umat yang akan mengikuti Ibadah dan Perayaan Natal secara jemaah/kolektif
  16. Jemaah/umat dalam kondisi sehat
  17. Menggunakan masker/masker wajah sejak keluar rumah dan selama berada di area rumah ibadah
  18. Menjaga kebersihan tangan dan sering mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer
  19. Menghindari kontak fisik, seperti bersalaman atau berpelukan
  20. Menjaga jarak antara jemaat/umat minimal 1 (satu) meter
  21. Menghindari berdiam lama di rumah ibadah atau berkumpul di area rumah ibadah, selain untuk kepentingan ibadah yang wajib
  22. Bagi anak-anak dan jemaah/umat lanjut usia yang rentan tertular penyakit serta orang dengan sakit bawaan yang berisiko tinggi terhadap Covid-19 agar mengikuti ibadah secara daring di rumah dengan tata ibadah yang telah disiapkan oleh para Pengurus dan Pengelola Rumah Ibadah
  23. Ikut peduli terhadap penerapan pelaksanaan protokol kesehatan di rumah ibadah sesuai dengan ketentuan.

Panduan yang sudah diberikan oleh Menteri Agama (Menag) diharapkan menjadi pedoman bagi para jemaah/umat Kristiani/Nasrasi di rumah-rumah ibadah masing-masing selama masa pandemi covid-19. Tentunya kita berharap agar pandemi yang sudah hampir berjalan satu tahun ini segera berakhir.

Dari  beberapa panduan diatas, sebagai umat Kristiani/Nasrani tentunya harus mendukung tindakan dan kebijaksaan yang telah diberikan untuk kita. Dengan ikut mendukung hal tersebut juga nantinya akan membantu memutus rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia ini.

Rasanya tidak mudah bagi umat Kristiani/Nasrani yang pada tahun ini harus merayakan hari raya Natal dengan keterbatasan-keterbasan dan peraturan-peraturan baru yang ada.

Untuk itu, kami akan membagikan beberapa tips merayakan Natal agar tetap bisa merasakan Hari Raya Natal di rumah masing-masing dengan penuh sukacita.

  1. Membeli dan menukar kado silang untuk keluarga

Merayakan Natal dengan membelikan kado kecil untuk keluarga akan membuat suasana Natal pada tahun ini tetap dirasakan. Setelah melakukan ibadah secara streaming, keluarga dapat membagikan kado silang. Acara pembagian kado silang ini diharapkan akan terasa seperti ketika merayakan ibadah di Gereja. Untuk mengantisipasi kecemasan dan kesedihan para anak-anak akan Natal pada tahun ini, peran orangtua sangat penting. Dengan membeli dan mengadakan tukar kado silang ini dapat sedikit membantu anak-anak untuk tidak sedih atau cemas pada Natal tahun ini.

  1. Membuat pohon Natal

Pembuatan pohon Natal tidak selamanya harus membeli. Kita bisa melakukan dengan menggunakan pohon tahun lalu atau menggunakan pohon alternatif dari barang-barang bekas yang nantinya akan membuat proses menuju Natal akan terasa mengasyikan.

  1. Mendekorasi ulang ruang keluarga

Kegiatan ini tentunya akan berhubungan dengan persiapan Natal yang akan dirayakan di rumah. Hal ini tentunya juga menguntungkan karena tidak terlalu mengeluarkan uang tahunan untuk perayaan Natal di gereja. Kita cukup merogoh uang untuk membeli properti yang akan digunakan untuk mendekorasi ulang ruang keluarga sesuai tema Natal.

  1. Melakukan komunikasi virtual dengan keluarga besar atau k

Saat ini kita hidup di era yang serba digital yang dapat kita manfaatkan untuk saling tegur sapa dan saling mengucapkan Natal kepada kerabat tanpa harus berkunjung atau bertemu langsung guna menghindari penyebaran covid-19.

  1. Menonton film bersama

Menonton film dengan jadwal yang sudah ditentukan tentunya menjadi hal baru bagi beberapa keluarga yang jarang merayakan Natal hanya dengan keluarganya saja. Hal yang sederhana ini akan sangat mengasyikan. Ditemani sereal makanan ringan saat menonton film bersama akan menambah suasana Natal yang tetap seru.

Nah, itulah beberapa tips yang sederhana yang wajib dicoba dan bisa dilakukan bersama keluarga di perayaan Natal tahun ini, mengingat pandemi covid-19 ini belum berakhir. Untuk itu, tetaplah mematuhi protokol kesehatan yang sudah diberikan pemerintah, serta tetap menjaga kesehatan.

Mari sama-sama kita berjuang melawan pandemi covid-19 ini dan selamat merayakan Natal dan Tahun Baru 2021. (ls)

Yakobus Yubelium Hendrawan

Mahasiswa ASMI Santa Maria Yogyakarta

Prodi Public Relations

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *