Tuesday, 20 Apr 2021


Tampung Aduan Masyarakat, Polri Buat Aplikasi Polisiku

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna

WartaKita.org – Era teknologi 4.0 mendorong Polri untuk makin berinovasi. Layanan lewat android saat ini makin diandalkan untuk mendulang laporan masyarakat, baik perkara gangguan Kamtibmas maupun public complaint.

Sejumlah aplikasi yang dimiliki Polri saat ini di-update dan ditambah fiturnya untuk menunjang kebutuhan masyarakat.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna, Rabu (7/4/2021), menyatakan, salah satu layanan andalan Polri saat ini adalah aplikasi Polisiku. Dalam aplikasi tersebut terdapat fitur baru khusus untuk menampung aduan masyarakat yang kurang puas terhadap layanan kepolisian.

“Ada layanan baru yang bernama Dumas Presisi. Itu merupakan layanan aduan dimana masyarakat bisa melaporkan kinerja polisi (public complaint). Silahkan download di playstore. Cara mengoperasikannya juga mudah. Cukup download Polisiku, kemudian klik pengaduan masyarakat, nanti akan keluar fitur Dumas Presisi,” katanya.

Kombes Iskandar Fitriana Sutisna menjelaskan, meskipun masyarakat dapat mengadukan kinerja Polri yang dianggap negatif secara mudah, namun masyarakat diminta tidak memberikan laporan secara sembarang.

“Intinya kami berharap, masyarakat memberikan laporan yang riil dan akurat. Jangan fiktif,” tandasnya.

Kombes Iskandar menyatakan, setiap laporan yang masuk akan didatakan. Namun ada sejumlah tahapan sebelum masyarakat memberikan laporan. Seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) wajib dituliskan sebelum masyarakat menginput laporannya.

“Pada tahap awal silahkan mengisi NIK. Kalau tidak terverifikasi, maka tidak dapat masuk tahap selanjutnya,” ujarnya.

Kombes Iskandar menambahkan, dengan Dumas Presisi, masyarakat bisa memantau perkembangan laporannya secara mudah. Sebab, perkembangan kasus yang dilaporkan akan selalu di-update.

“Sejauh mana laporan yang dimasukkan, sudah diproses apa belum dan seterusnya, bisa dipantau. Oleh sebab itu, masyarakat jangan ragu,” tegasnya.

Kombes Iskandar mengemukakan, penanganan komplain masyarakat secara khusus akan ditangani oleh satuan yang membidangi sesuai jenis aduannya.

“Silahkan lapor, dan akan diproses. Ada unsur Inspektorat Pengawasan dan Propam yang terlibat menangani aplikasi tersebut. Kalau dulu banyak yang laporan ke masing-masing bagian tersebut namun isinya sama. Makanya sekarang disatukan, cukup lewat Dumas Presisi,” tuturnya. (L Sukamta/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *