Monday, 25 Jan 2021


Tak Hanya Mengejar Prestasi, Mahasiswa Juga Harus Aktif Berorganisasi

Marcellino Rahardian Prasetyo menunjukkan piagam kejuaraan yang pernah diraihnya.

WartaKita.org – Marcellino Rahardian Prasetyo adalah pemuda yang sederhana dengan sederet prestasi membanggakan.

Namanya mencuat ketika dia berhasil merebut juara ke 2 dalam sebuah event debat tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Diponegoro (Undip) Semarang pada tanggal 25 -27 Oktober 2019.

Pria sederhana yang kerap dipanggil Setyo ini lahir di Yogyakarta pada 18 Febuari 2000. Dia adalah orang yang haus akan prestasi sejak kecil hingga kini.

Prestasi demi prestasi dia raih dimulai sejak bersekolah di SD Kanisius Mejing dan SD Kanisius Gamping dengan selalu mendapatkan ranking 1 di setiap kelas. Lalu dia melanjutkan sekolah di SMP Pangudi Luhur Sedayu dan tetap meraih ranking 2 besar. Kemudian dia bersekolah di SMA Kolose Debrito Yogyakarta dengat tetap selalu meraih ranking 3 besar.

Setyo pernah mendapatkan The Best Project Innovation School of Volunteers 2016 di masa SMA-nya. Penghargaan ini menjadi sesuatu yang membanggakan baginya.

Tak sampai di situ saja, prestasi yang paling dibanggakan semasa mengenyam pendidikan adalah saat ia dan timnya meraih juara 2 dalam 2 kategori  yaitu juara 2 kategori Contact Drafting dan kategori Berkas Terbaik dalam event Diponegoro Law Fair XII.

“Saya hanya selalu ingin memberikan yang terbaik di setiap apa yang saya lakukan. Melakukan dengan hati, semangat, dan selalu berserah pada Tuhan,” katanya.

Setyo mengungkapkan, untuk mencapai prestasi tersebut pasti akan ada kesulitan.

“Kesulitan yang saya alami dalam mencapai prestasi ini adalah membagi waktu antara belajar dan bersosial,” ujarnya.

Pria berkacamata ini menjelaskan, dalam hidup, dia juga tidak hanya mengejar sebuah prestasi. Karenanya, di sela-sela mengeyam pendidikan dan mengejar prestasi, dia juga aktif dalam berorganisasi.

Dalam mengikuti organisasi dia juga tidak hanya mengikuti saja. Tetapi juga ikut berperan aktif dalam kepengurusannya.

Organisasi yang pernah diikuti adalah menjadi Wakil Divisi Kompetisi Forum Penulisan dan Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, External Partnership Indonesia Future Leader Yogyakarta, Staff Bantara Muda Yogyakarta dan Konseptor Komunitas Luap tahun 2016 – 2017.

Setyo menyatakan, pengalaman yang paling berkesan dalam kehidupan berorganisasi adalah ketika ia menjabat sebagai Ketua OSIS semasa SMP. Karena merupakan pengalaman pertama dalam berorganisasi yang proper.

Menurut Setyo, berkecimpung dalam organisasi itu sangat penting, karena akan mendapat banyak manfaat dari berorganisasi itu.

“Dari semua manfaat berorganisasi, salah satu manfaat yang paling penting adalah mendapatkan relasi. Karena dengan berelasi kita mendapatkan banyak keuntungan, terutama dalam hal menambah pengalaman, pengetahuan. dan mendapat rezeki,” akunya.

Setyo berpesan kepada mereka yang sedang atau masih belajar untuk jangan takut mengukir prestasi.

“Dan prestasi itu dimulai dari yang kecil, hingga suatu saat mencapai yang besar,” ucapnya. (Gregorius Ivan Haryanto, mahasiswa ASMI Santa Maria, Program Studi Public Relations/ls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *