Thursday, 22 Oct 2020


Sulitnya Belajar Online Di Masa Pandemi Covid-19

SEBAGIAN besar pelajar dan mahasiswa merasa resah akibat adanya Corona Virus atau yang biasa disebut Covid-19 ini.

Corona Virus pertama kali di temukan di Wuhan, China. Dan hingga sekarang, Covid-19 telah menyebar ke seluruh penjuru dunia.

Akibat Covid-19, membuat masyarakat sulit untuk keluar rumah. Dan akhirnya berdampak kepada pelajar maupun mahasiswa.

Karena adanya Covid-19 menyebabkan para pelajar dan mahasiswa tidak dapat melakukan pembelajaran secara tatap muka. Mereka terpaksa melakukan pembelajaran secara online atau darring yang dianjurkan oleh Pemerintah. Ini dilakukan demi mencegah penyebaran Covid-19.

Sebagian kecil pelajar maupun mahasiswa memang dapat beradaptasi dengan kuliah online yang dilakukan sekarang. Namun banyak dari pelajar dan mahasiswa yang mengalami kesulitan untuk menangkap materi.

Meski begitu, para pengajar selalu memberikan tugas-tugas yang membuat pelajar maupun mahasiswa sulit untuk mengerjakan tugas yang diberikan. Karena banyak dari pengajar yang hanya memberikan materi tanpa memperhatikan apakah pelajar atau mahasiswa itu dapat menangkap materi atau tidak.

Selain penangkapan materi serta tugas yang diberikan oleh pengajar, ternyata ada kendala lain yang menghambat para pelajar maupun mahasiswa dalam melakukan kuliah online ini, yaitu kendala internet atau kuota data yang sangat dibutuhkan di masa pandemi Covid-19 ini.

Ada pula pelajar yang mudah menangkap materi dan mengerjakan tugas yang diberikan pengajar, akan tetapi mereka sangat sulit untuk melakukan kuliah online karena kendala paket internet atau rumah mereka yang tidak terjangkau jaringan internet.

Dengan adanya permasalahan yang sekarang dialami oleh pelajar dan mahasiswa ini diharapkan para pengajar untuk melakukan pembelajaran online lebih efisien dan efektif, agar pelajar dan mahasiswa dapat menangkap materi serta mengerjakan tugas secara maksimal yang diberikan oleh pengajar di masa pandemi Covid-19 ini. (ls)

Laurensius Aldi Handiawan

Mahasiswa ASMI Santa Maria Yogyakarta

Program Studi Public Relations

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *