Sunday, 17 Nov 2019


Setahun, Ada 73.860 Kunjungan Masyarakat Di RSCH Klaten

Media gathering RSCH Klaten dengan awak media, Jumat (29/12/2017).

Wartakita.org – Perkembangan dan perubahan pola hidup masyarakat Kabupaten Klaten berpengaruh pada kondisi kesehatan warga.

Berdasarkan data di Rumah Sakit Cakra Husada (RSCH) Klaten, tercatat ada 73.860 kunjungan masyarakat di rumah sakit ini dari Januari hingga Desember 2017.

Informasi ini disampaikan Direktur Utama RSCH Klaten dr Netty Herawati, Sp.OG saat media gathering dengan awak media Klaten di Merapi Resto Klaten, Jumat (29/12/2017).

“Dari jumlah tersebut, sebanyak 35.968 kunjungan atau 48,7% merupakan warga Klaten yang masuk usia produktif. Mereka yang berkunjung ke RSCH Klaten ini sebagian besar adalah pasien di spesialis penyakit dalam, obsgyn, dan mata yang mencapai 60,3%,” katanya.

Netty Herawati menyatakan, berdasarkan kondisi itu, maka RSCH Klaten telah berkomitmen untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, baik berupa penanganan keperawatan, maupun berbagai bentuk edukasi kepada masyarakat melalui Program Klaten Sehat. Program Klaten Sehat ini terdiri dari empat sub program, yaitu Kampung Sehat, Sekolah Sehat, Karyawan Sehat, dan Pasar Sehat.

“Sepanjang tahun 2017, Program Klaten Sehat telah dilakukan di 9 sekolah, 33 kampung, 2 perusahaan, dan 50 kali kegiatan edukasi internal, serta 15 kegiatan lainnya. Saat edukasi internal ini, RSCH Klaten membagikan 400 spanduk cara cuci tangan yang benar kepada Kepala Sekolah TK, SD, dan UPTD Pendidikan se Kabupaten Klaten,” paparnya.

Tak hanya itu, bentuk kepedulian RSCH Klaten kepada masyarakat dalam jangka panjang ini diwujudkan dengan melakukan pembayaran premi setahun bagi 100 warga miskin penerima Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Sedang Direktur Umum Administrasi dan Keuangan RSCH Klaten Made Sumiarta menambahkan, memasuki di usianya yang ke 34 tahun, RSCH Klaten tetap berkomitmen dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat. RSCH Klaten juga berkomitmen memberikan pelayanan yang tidak membedakan apapun jenis jaminannya, menempatkan pasien seperti keluarga, dan penanganan pasien secara lebih optimal dengan standar pelayanan akreditasi paripurna.

“Karena itu, ke depan, bentuk kepedulian RSCH Klaten ini akan diarahkan pada edukasi kesehatan untuk masyarakat usia produktif, pelayanan kesehatan langsung ke masyarakat, sekolah dan sebagainya, serta peningkatan cakupan warga yang terpihaki KIS bekerjasama dengan BPJS Kesehatan,” ujarnya. (L Sukamta)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *