Tuesday, 19 Nov 2019


SDN 2 Krajan Juarai Festival Ketoprak Pelajar 2018 Tingkat SD

Edy Sulistyanto berfoto bersama para pemenang Festival Ketoprak Pelajar tahun 2018 tingkat SD.

Wartakita.org – Festival Ketoprak Pelajar (FKP) ke IX tahun 2018 tingkat Sekolah Dasar (SD) berlangsung di aula SD Krista Gracia Klaten dari Jumat (5/10/2018) sampai Minggu (7/10/2018) lalu.

Pemrakarsa Festival Ketoprak Pelajar, Edy Sulistyanto menyampaikan, Festival Ketoprak Pelajar tingkat SD ini diikuti oleh 15 SD, terdiri dari 12 sekolah negeri dan 3 sekolah swasta. Festival Ketoprak Pelajar tingkat SD ini memperebutkan Piala Bupati Klaten dengan kejuaraan 31 kategori.

“Festival Ketoprak Pelajar ini bertujuan untuk pertama, memberikan media regenerasi, pendidikan karakter, kreatifitas, dan apresiasi seni ketoprak di kalangan pelajar. Kedua, melestarikan dan mengembangkan seni pertunjukan ketoprak. Dan ketiga, mendukung Klaten (sebagai) Kota Ketoprak,” kata Pemilik Amigo Group ini.

Setelah semua sekolah tampil dengn all out, maka dewan juri Festival Ketoprak Pelajar memutuskan, juara umum Festival Ketoprak Pelajar (FKP) ke IX tahun 2018 tingkat SD diraih oleh SD Negeri 2 Krajan.

SDN 2 Krajan ini berhasil meraih Penyaji Terbaik I, Tata Kostum Terbaik I, Tata Stage Artistik Terbaik I, Dagelan Terbaik I, Sutradara Terbaik I, Pemeran Putri Terbaik Harapan III, dan Pemeran Putra Terbaik I.

Berikut ini daftar para juara Festival Ketoprak Pelajar (FKP) ke IX tahun 2018 tingkat SD:

Sementara itu, Bupati Klaten yang diwakili oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten Sri Nugroho saat membuka Festival Ketoprak Pelajar tingkat SD pada Jumat (5/10/2018) sore menyambut baik dan mendukung pelaksanaan Festival Ketoprak Pelajar ini.

Menurut Bupati, Festival Ketoprak Pelajar ini merupakan upaya untuk mendorong para pelajar Klaten agar mau lebih dekat, lalu mengenal, dan akhirnya semakin mencintai berbagai seni dan budaya daerah, khususnya ketoprak.

“Selain itu, melalui Festival Ketoprak Pelajar ini diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai seni di kalangan generasi muda dan pelajar sebagai cara untuk menumbuhkan minat mereka pada seni tradisional ketoprak,” harap bupati. (L Sukamta)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *