Monday, 6 Jul 2020


Ringankan Beban Masyarakat, Ormas Sardulo Seto Militan Soloraya Bagikan 250 Paket Sembako Di Boyolali

Perwakilan Ormas Sardulo Seto Militan Soloraya saat membagikan paket sembako kepada masyarakat Boyolali, Minggu (17/5/2020).

WartaKita.org – Organisasi Masyarakat (Ormas) Sardulo Seto (SS) Militan Soloraya melakukan bhakti sosial (baksos) pembagian paket sembako kepada masyarakat Kabupaten Boyolali yang terdampak pandemi virus corona atau Covid-19, Minggu (17/5/2020).

Ketua Ormas SS Militan Soloraya,Hengky Setiawan mengatakan, pembagian sembako ini untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak covid-19. Karena saat ini masyarakat sangat membutuhkan sembako.

“Total ada sebanyak 250 paket sembako yang dibagikan kepada warga tidak mampu. Paket tersebut dibagikan di tiga tempat, yaitu Kecamatan Banyudono, Sawit, dan Cepogo. Paket tersebut berisi beras, minyak goreng, mie instant dan gula. Kalau diuangkan senilai Rp 100 ribu per paket,” katanya.

Hengky Setiawan menjelaskan, bakti sosial tersebut dilandasi keinginan untuk meringankan beban masyarakat akibat dampak Covid-19. Sebab masyarakat semakin terjepit karena sumber pendapatan atau ekonominya berkurang.

“Bahkan, banyak diantara masyarakat yang terpaksa kehilangan pekerjaan,” jelasnya.

Menurutnya, hilangnya sumber pendapatan keluarga ini bisa memicu terjadinya kerawanan sosial. Untuk itu, dengan bantuan paket sembako ini diharapkan bisa mengurangi penderitaan masyarakat.

Hengky Setiawan menambahkan, selain bantuan paket sembako, pihaknya juga sudah melakukan kegiatan sosial lainnya, yaitu penyemprotan disinfektan ke rumah warga dan jalan perkampungan, serta pembagian 1.500 masker.

Karena itu, pihaknya mengajak masyarakat untuk tetap mentaati anjuran Pemerintah terkait protokol kesehatan guna mencegah Covid-19. Jika tidak memiliki keperluan mendesak, warga diharapkan tetap tinggal di rumah. Jika terpaksa ke luar rumah, agar senantiasa memakai masker.

“Warga juga diingatkan agar rajin membasuh tangan menggunakan sabun dan air yang mengalir. Tujuannya, agar virus yang menempel di tangan bisa mati,” pesan Hengky. (mul/ls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *