Tuesday, 19 Nov 2019


Rama Y Kristiyanto: Saat Ikut Ekaristi, Jangan Duduk Jauh Dari Altar…

Perayaan Ekaristi Soliska di Gereja Maria Assumpta (GMA) Klaten, Jumat (5/10/2019).

WartaKita.org – Sekitar 650 siswa Katolik dari SMP, SMA, dan SMK baik sekolah swasta maupun negeri mengikuti perayaan Ekaristi Soliska (Solidaritas Siswa-Siswi Katolik Klaten) di Gereja Maria Assumpta (GMA) Klaten pada Jumat (5/10/2019).

Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Rama Yohanes Kristiyanto Pr dari Paroki Maria Diangkat ke Surga Dalem, Kecamatan Gantiwarno. Sedang koor dari SMA Negeri I Klaten yang berjumlah sekitar 80 pelajar. Misa kali ini mengusung tema “Hendaklah Kamu Mau Mendengarkan”.

Dalam homili, Rama Yohanes Kristiyanto menyampaikan, mendengarkan itu sangat penting. Karena mendengar merupakan pintu masuknya informasi dari luar yang  bisa membantu seseorang dalam membentuk karakter atau kepribadian.

“Sebelum perayaan Ekaristi tadi ada pengumuman dari Pak Guru agar siswa maju dan duduk di kursi depan. Dan tadi, ada banyak siswa yang mendengar dan menanggapi. Mereka segera menempatkan diri di kursi depan. Ini berarti bahwa dalam diri siswa ada rasa cinta kepada yang memanggil,” kata rama.

Rama Kristiyanto mengatakan, datang pada perayaan Ekaristi ini, sama halnya menanggapi panggilan Allah. Karena Allah berada di altar ini. Duduk di dekat altar berarti menunjukkan adanya rasa cinta kepada Allah. Karena cinta mendorong seseorang ingin selalu dekat dengan orang yang dicintainya, duduk bersama, ngobrol bareng, dan lainnya.

“Sekali lagi, saya mengimbau kepada para siswa untuk selalu duduk di dekat altar setiap mengikuti perayaan Ekaristi. Jangan menjauhi altar. Bahkan mencari tempat duduk di luar gereja agar bisa ngobrol bersama teman. Untuk itu, agar bisa duduk dekat Allah yang ada di altar, usahakan kalau datang ke gereja tidak terlambat,” pesan rama. (fx pardiman/ls)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *