Monday, 18 Mar 2019


Rama Margo MSF: Mencintai Secara Tulus, Berarti Mau Mengakui Kekurangan….

Rama A Margo Murwanto MSF (baju hijau) berfoto bersama para putr ialmarhumah Ignatia Sukarti di Bancak Wetan, Sabtu (23/2/2019) sore.

WartaKita.org – Misa memule 100 hari meninggalnya Ignatia Sukarti, ibunda Suster M Christera OSF diadakan di Dukuh Bancak Wetan, Desa Krogowanan, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Sabtu (23/2/2019) sore.

Misa yang dipimpin oleh Rama A Margo Murwanto MSF ini didukung oleh paduan suara dari Paroki Santo Kristoforus Banyutemumpang.

Dalam homili, Rama Margo mengatakan, bila kita mencitai secara tulus, berarti kita mau mengakui segala kekurangan kita. “Karena setiap manusia pasti memiliki kekurangan dari segala hal,” katanya.

Sementara itu, Suster Christera OSF mewakili keluarga mengucap syukur dan terima kasih atas kehadiran umat yang datang dari Semarang, Magelang, Muntilan, Yogya dan sekitarnya, serta dukungan doanya. Terlebih kepada Rama A Margo Murwanto MSF yang berkenan memimpin misa, dan Pastor Paroki Banyutemumpang Rama V Suparman Pr.

Sekedar diketahui, almarhumah Ignatia Sukartiini memiliki 5 putri, yaitu Suster Christera OSF, Y Titik Lestariyati, V Rusmala Murti, Ig Ambar Tyas Hardani, dan Ig Rina Kartika Sari. (z bambang darmadi/ls)

 

1 thought on “Rama Margo MSF: Mencintai Secara Tulus, Berarti Mau Mengakui Kekurangan….

  1. Semoga ketulusan dalam mencintai menjadi berkat untuk kita dalam melanjutkan peziarahan ini. Dan ibu pun bahagya mengalami belas kasih Allah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *