Monday, 16 Sep 2019


Rakerda Pemuda Katolik Jawa Tengah Bahas Empat Agenda, Rekomendasikan Karolin Jadi Menteri

Rakerda Pemuda Katolik Komda Jawa Tengah di Gedung Kantor Pelayanan Pastoral (KPP) Keuskupan Agung Semarang (KAS), Minggu (7/7/2019).

WartaKita.org – Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Jawa Tengah melakukan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Gedung Kantor Pelayanan Pastoral (KPP) Keuskupan Agung Semarang (KAS), Minggu (7/7/2019).

Rakerda dengan tema “Kaderisasi Berkelanjutan di Era Revolusi Industri 4.0” ini sebagai tindak lanjut dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pemuda Katolik di Jakarta beberapa waktu lalu.

Ada empat agenda yang dibahas dalam Rakerda yang dihadiri pengurus Komisariat Cabang (Komcab) di Jawa Tengah ini yaitu sosialisasi hasil Rakernas, menyusun program kerja Komda, kaderisasi, dan rekomendasi.

Ketua Pemuda Katolik Komda Jateng, Stephanus Agus (Boncu) menyampaikan, Kader Pemuda Katolik Komda Jawa Tengah tidak bisa “cuci tangan” dalam setiap dinamika kebangsaan yang terjadi di Indonesia.

“Kita harus bisa mengambil peran dalam mendukung Pemerintah untuk membangun Indonesia ke arah yang lebih baik,” katanya.

Boncu menambahkan, dalam pembahasan rekomendasi, Pemuda Katolik Komda Jateng mendukung rencana Presiden Joko Widodo yang akan merekrut orang muda dalam kabinetnya.

“Kami sepakat merekomendasikan dr. Karolin Margret Natasha (Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik) untuk membantu kerja-kerja Presiden Jokowi dan dijadikan Menteri dalam kabinetnya mendatang,” ucapnya.

Menurut Boncu, Karolin yang saat ini menjabat sebagai Bupati Landak, Kalimantan Barat, dinilai mampu menjawab kebutuhan Jokowi untuk menteri dari kalangan kaum muda.

“Selain berpengalaman di bidang organisasi kepemudaan, karir politiknya pun cukup baik dan ia dikenal berani serta peduli terhadap rakyat. Karolin pernah menjadi Anggota DPR RI dan duduk di Komisi XI yang membidangi kesehatan. Ia pun sempat bertarung dalam Pemilihan Gubernur Kalimantan Barat tahun lalu,” ujarnya.

Terkait Revolusi Industri 4.0, Ketua Pemuda Katolik Komcab Klaten, Aris Retnanto mengatakan, setiap kader Pemuda Katolik harus mampu menjadi subyek dan jangan hanya sebatas penonton.

“Ini era kita. Kalau kita tidak mau tergilas oleh perkembangan zaman ataupun teknologi, maka kita harus aktif, sehingga kader-kader kita mampu bersaing di tingkat global,” tandasnya. (L Sukamta/ls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *