Tuesday, 20 Aug 2019


PSE Rayon Klaten Adakan Pelatihan Menempe di Paroki Wedi

Pelatihan membuat tempe di Balai Mandala, Minggu (5/5/2019).

WartaKita.org – Sekitar 75 ibu yang merupakan umat Paroki Santa Maria Buda Kristus Wedi, Kabupaten Klaten mengikuti pelatihan membuat tempe (menempe) yang diadakan di Balai Mandala Gereja Katolik Wedi pada Minggu (5/5/2019).

Pelatihan menempe ini dipandu oleh Tim dari Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Rayon Klaten.

Dalam pelatihan ini, para ibu dilatih mulai dari menyiapkan bahan-bahan baku (seperti kedelai, ragi, daun, dan tali), perendaman kedelai, menghilangkan kulit ari kedelai (mengosek), mengukus kedelai yang sudah terpisah dari kulit ari kedelai, pendinginan dan peragian kedelai, sampai ke pembungkusan.

Tim Kerja PSE Paroki Wedi Agustinus Suprapto menyampaikan, pelatihan menempe di Paroki Wedi ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan menempe yang diadakan di Sekretariat Paguyuban Tirto Wening di Dukuh Banyumeneng, Desa Karangdukuh, Kecamatan Jogonalan pada Selasa (26/3/2019). Pelatihan ini didampingi oleh tim dari Indonesian Tempe Movement.

“Dalam pelatihan menempe di Banyumeneng ini, para peserta pelatihan diharapkan mau menjadi pelaku menempe dan mau menularkan apa yang diperoleh selama pelatihan ke orang lain. Nah, pelatihan menempe di Balai Mandala ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan menempe yang diadakan di Banyumeneng,” katanya.

Pelatihan menempe di Balai Mandala ini disambut baik oleh para ibu. Mereka antusias mengikuti pelatihan sampai selesai. Bahkan, “sisa” bahan baku yang telah disiapkan mereka bawa pulang untuk praktek membuat tempe di rumah. (L Sukamta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *