Monday, 16 Sep 2019


Program Jitu Pemuda Muhammadiyah Ditunggu Masyarakat Jawa Tengah

PWPM Jawa Tengah berfoto bersama Sekda Provinsi Jateng, Bupati Klaten, dan Pimpinan Muhammadiyah lainnya di Monumen Juang 45 Klaten, Minggu (7/7/2019).

WartaKita.org – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Tengah hasil Musyawarah Wilayah (Musywil) XVII di Kebumen beberapa waktu lalu dikukuhkan oleh Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah Bisyron Muchtar di Monumen Juang 45 Sangkal Putung, Klaten, Minggu (7/7/2019).

Pengukuhan PWPM Jawa Tengah ini dihadiri Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dahlan Rais, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah dan pimpinan organisasi otonom (ortom), Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono, Bupati Klaten Sri Mulyani, serta perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Ortom se Solo Raya.

Usai dikukuhkan, Ketua PWPM Jawa Tengah Eko Pujiatmoko melantik Badan Koordinasi Organisasi (Bako) Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) PWPM Jawa Tengah.

Dalam sambutan, Sekda Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono menyampaikan, masih banyak persoalan di Jawa Tengah yang memerlukan solusi dari eluruh elemen masyarakat termasuk Pemuda Muhammadiyah. Untuk itu, Pemprov Jawa Tengah menunggu program jitu dari Pemuda Muhammadiyah untuk mengatasi berbagai persoalan yang ada di Jawa Tengah.

“Selain permasalahan kemiskinan, Jawa Tengah masih memiliki banyak persoalan yang harus diselesaikan bersama dengan membangun sinergitas antara Pemprov dengan seluruh elemen masyarakat, tak terkecuali Pemuda Muhammadiyah, ”katanya.

Sekda Sri Puryono menyatakan, saat ini berbagai persoalan muncul dan perlu mendapat perhatian seperti masalah lingkungan hidup berupa sampah, radikalisme, ancaman terorisme dan persoalan lainnya yang membutuhkan perhatian bersama. Belum lagi masalah intoleransi, ujaran kebencian melalui media sosial, bullying, pabrik penebar kebencian dan penyebaran berita bohong (hoax) yang masih cukup tinggi.

“Terkait dengan masih banyaknya persoalan tersebut, maka saya meminta kepada Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah untuk segera melakukan konsolidasi organisasi, menjalankan tugas penuh amanah, melakukan penyusunan program bersama untuk membangun dan mengatasi persoalan di Jawa Tengah,” ujarnya.

Sri Puryono mengatakan, Pemuda Muhammadiyah harus hadir, dan ikut berperan dalam menyelesaikan berbagai persoalan ini.

“Saya tunggu program jitunya. Kita sinkronkan dengan program Pemprov Jawa Tengah. Jika ada yang sinkron atau nyekrup, mari kita laksanakan program tersebut,” ucapnya.

Sementara itu Ketua PWPM Jawa Tengah Eko Pujiatmoko usai dikukuhkan mengungkapkan, PWPM Jawa Tengah akan segera melakukan berbagai langkah untuk menjaring masukan dari organisasi induk dan Pemprov Jateng agar dapat bersama-sama membangun sinergitas dalam berdakwah amar ma’ruf nahi munkar di Jawa Tengah.

“Pengurus yang dikukuhkan hari ini ada 67 orang dan kenaggotannya sudah mewakili seluruh PDPM di Jawa Tengah,” ungkapnya. (L Sukamta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *