Thursday, 9 Jul 2020


Polres Klaten Tangkap 2 Pencuri Lintas Provinsi

Press release pengungkapan kasus pecurian rumah di Desa Karangwungu yang terjadi Jumat (3/1/2020) malam.

WartaKita.org – Jajaran Satuan Reskrim Polres Klaten berhasil mengungkap kasus pencurian rumah di Desa Karangwungu, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten yang terjadi pada Jumat (3/1/2020) malam.

Dalam kasus ini, jajaran Sat Reskrim berhasil menangkap 2 pelaku berisial WW dan MY warga Solo dan Sukoharjo. Mereka ditangkap di daerah Cemani, Kabupaten Sukoharjo. Karena ada perlawanan saat ditangkap, maka petugas terpaksa menghadiahi keduanya dengan timah panas.

Wakapolres Klaten Kompol Moh Zulfikar Iskandar saat press release di Mapolres Klaten, Jumat (10/1/2020) menyampaikan, komplotan pencuri ini masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel jendela. Karena kebetulan pemilik rumah saat itu sedang keluar. Setelah berhasil masuk, mereka menggasak laptop, handphone, jam tangan, dan uang tunai Rp 2 juta.

“Yang mengkhawatirkan, pelaku ini jika beraksi pada malam hari selalu membawa air soft gun dan senjata tajam berupa celurit. Menurut pengakuan mereka, ini untuk berjaga-jaga jika ada perlawanan,” katanya.

Sedang Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Andryansyah Rithas H menambahkan, para pelaku yang semuanya residivis ini telah 2 kali melakukan pencurian di wilayah Klaten. Salah satunya pencurian burung di Kecamatan Juwiring.

Selain itu, belakangan diketahui bahwa kelompok ini juga melakukan pencurian di wilayah lain. Bahkan penangkapan para pelaku ini dilakukan sesaat setelah mereka beraksi di wilayah Gunungkidul.

“Mereka ini baru saja melakukan aksinya di Gunungkidul. Informasi ini kita dapat dari Polres tetangga. Karena itu sekalian kita lakukan pengejaran. Akhirnya, mereka dapat tertangkap pukul 17.00 Wib Kamis (9/1/2020) kemarin,” ungkapnya.

Sementara itu MY, pelaku asal Sukoharjo ini mengaku nekat melakukan pencurian dengan dalih untuk membiayai kehamilan istri dan mengumpulkan uang untuk kelahiran anaknya.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara paling lama 7 tahun penjara. (L Sukamta/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *