Tuesday, 22 Sep 2020


Pertama Di Jogonalan, Plawikan Salurkan BLT Dari Dana Desa Untuk 104 KK

Kades Plawikan Lilik Ratnawati saat menyerahkan BLT dari Dana Desa kepada penerima, Senin (18/5/2020).

WartaKita.org – Pemerintah Desa Plawikan, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa (DD) kepada 104 kepala keluarga (KK) atau warga yang terkena dampak pandemi virus corona atau Covid-19 pada Senin (18/5/2020).

Penyaluran BLT dari Dana Desa ini merupakan yang pertama kali di Kecamatan Jogonalan.

Kepala Desa (Kades) Plawikan Lilik Ratnawati menjelaskan, BLT dari Dana Desa ini merupakan salah satu program untuk mengurangi beban warga yang terkena dampak pandemi Covid-19.

“Kepala Keluarga atau warga yang mendapatkan BLT dari Dana Desa ini adalah mereka yang tidak mendapatkan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI, Bansos dari Pemerintah Provinsi, Bansos dari Pemerintah Kabupaten, serta bukan keluarga penerima manfaat PKH (Program Keluarga Harapan) maupun BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai),” katanya.

Kades  Lilik Ratnawati menyampaikan, di Desa Plawikan ada 104 KK atau warga yang menerima BLT dari Dana Desa. Setiap penerima mendapat Rp 600 ribu.

“Bantuan tersebut akan diserahkan selama 3 bulan dengan jumlah yang sama. Data penerima sudah kita miliki dan selalu kita perbaiki,” ujarnya.

Lilik Ratnawati menyatakan, Pemerintah Desa Plawikan selalu koordinasi dengan Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Klaten dan Dinas Perberdayaan Masyarakat Desa (Dispermasdes) Klaten agar penyaluran BLT dari Dana Desa berjalan dengan lancar. Jika ada kekeliruan dalam pendataan, maka masyarakat diminta untuk melaporkan kepada perangkat desa agar segera diperbaiki.

“Penyaluran BLT dari Dana Desa di Desa Plawikan berjalan dengan lancar. Ini terjadi karena koordinasi yang baik antara Pemerintah Desa dengan Pemerintah Kecamatan, termasuk Polsek dan Koramil Jogonalan. Semua terlibat dalam menjaga dan mengamankan kelancaran penyaluran BLT dari Dana Desa ini,” tandasnya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah Gugus Tugas Percepatan Penanganan Pencegahan dan Covid-19 Klaten Ronny Roekmito mengatakan, penyaluran BLT ini difasilitasi Pemerintah Desa dengan menggunakan Dana Desa selama 3 bulan. Program ini sebagai upaya untuk meringankan beban warga terdampak Covid-19.

“Kami minta Pemerintah Desa untuk teliti dan mengecek ulang, apakah penerima tersebut benar-benar belum menerima bantuan. Sehingga penyaluran BLT dari Dana Desa tidak salah sasaran,” pesannya. (L Sukamta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *