Sunday, 17 Nov 2019


Perempuan Jangan Takut Bicara Politik

Narasumber dan peserta Pendidikan Politik Perempuan di Desa Tegal Ampel berfoto bersama, Selasa (13/8/2019).

WartaKita.org – Politik itu bukanlah sesuatu yang menakutkan. Politik itu adalah hal yang biasa, yang ada dalam setiap sendi kehidupan. Karena itu, masyarakat, terutama perempuan tidak boleh alergi dengan politik.

Pernyataan ini disampaikan Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah Kadarwati pada acara Pendidikan Politik Perempuan yang diadakan di Balai Desa Tegal Ampel, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten, Selasa (13/8/2019) siang.

“Politik itu seharusnya tidak menakutkan. Politik itu adalah hal yang biasa, yang ada dalam sanubari kita, yang ada di setiap tarikan nafas kita. Maka kita adakan kegiatan Pendidikan Politik Perempuan ini biar ada kesamaan, ada kesetaraan dalam politik. Biar perempuan tidak takut politik. Biar perempuan tidak alergi politik,” katanya.

Kadarwati menambahkan, selain agar perempuan menjadi melek politik, Pendidikan Politik Perempuan ini juga dimaksudkan untuk membina persatuan dan kesatuan bangsa. Terlebih di desa-desa “perbatasan” kabupaten.

“Dalam kegiatan ini kita mantapkan wawasan kebangsaan, kita menjaga dan merawat serta mempertahankan ideologi Pancasila. Karena Pancasila itu menjadi bintang penuntun bangsa menuju Indonesia Raya, seperti yang dicita-citakan oleh para pendiri bangsa Indonesia. Kita kuatkan semangat nasionalisme untuk menjaga NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia),” pesannya.

Sedang Kepala Seksi (Kasi) Data dan Informasi Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Tengah VW Novita Dewi menjelaskan, kegiatan Pendidikan Politik Perempuan ini terselenggara berkat kerjasama antara DP3AKB dengan DPRD Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan Pendidikan Politik Perempuan ini diadakan di beberapa Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah.

“Salah satu bidang yang menjadi garapan DP3AKB Jawa Tengah adalah mengenai keadilan dan kesataraan gender. Juga mengenai kepedulian pada kepemimpinan perempuan. Apalagi saat ini keterwakilan perempuan di legislatif belum memenuhi kuota seperti yang diamanatkan Undang-Undang. Maka, diadakanlah kegiatan Pendidikan Politik Perempuan ini,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Desa Tegal Ampel Suwanto menyambut baik diadakannya pendidikan politik perempuan di desanya.

“Terima kasih kepada Bu Kadarwati yang telah menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Desa Tegal Ampel. Semoga kaum perempuan, terutama ibu-ibu menjadi lebih tahu politik itu apa, dan sebagainya. Semoga ke depan, Desa Tegal Ampel semakin  maju,” harapnya.

Tampil sebagai narasumber dalam Pendidikan Politik Perempuan ini yaitu I Made Budiyarta dari Keluarga Marhaen Yogyakarta. Made menjelaskan seputar sejarah bangsa dalam meraih dan mempertahankan kemerdekaan, serta dinamika politik dan ideologi yang terjadi di Indonesia saat ini. (L Sukamta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *