Monday, 18 Mar 2019


Pemerintah Dorong Dunia Industri Terapkan Revolusi Industri 4.0

Endang Srikarti Handayani berfoto bersama narasumber dan peserta workshop penumbuhan industri digital dalam Revolusi Industri 4.0 di Boyolali, Senin (11/3/2019) pagi.

WartaKita.org – Revolusi industri 4.0 berdampak positif bagi perkembangan industri di Indonesia. Karena itu, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (RI) terus mendorong pelaku industri di Indonesia untuk menerapkan tata kelola industri sesuai Revolusi Industri 4.0.

Pernyataan ini disampaikan Kasubdit Program pada Direktorat Industri Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian RI, Eko Yulianto pada Workshop penumbuhan industri digital dalam Revolusi Industri 4.0 di Sekretariat Endang Srikarti Handayani (ESH) Center di Jalan Jinten, Kampung Madu Mulya, Kelurahan Pulisen, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali, Senin (11/3/2019) pagi.

Workshop ini terselenggara berkat kerjasama antara Direktorat Industri Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian RI dengan Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Endang Srikarti Handayani.

“Revolusi Industri 4.0 berdampak positif bagi perkembangan dunia industri di Indonesia. Karena itu, Pemerintah berharap dunia industri membangun kerja sama dengan manufaktur kelas dunia. Upaya ini perlu dilakukan untuk menciptakan terjadinya transfer teknologi, sehingga bisa lebih meningkatkan kemampuan produksi dan menciptakan inovasi yang terdepan,” katanya.

Eko Yulianto menyatakan, dunia industri di Indonesia yang menerapkan Revolusi Industri 4.0 terus berkembang. Dan jika dirata-rata, perkembangannya mencapai 10 persen per tahun.

“Revolusi Industri 4.0 adalah nama tren otomasi dan pertukaran data terkini dalam teknologi pabrik. Revolusi Industri 4.0 menghasilkan “pabrik cerdas”. Di dalam pabrik cerdas berstruktur moduler, sistem siber-fisik mengawasi proses fisik, menciptakan salinan dunia fisik secara virtual, dan membuat keputusan yang tidak terpusat. Di Indonesia, perkembangan Revolusi Industri 4.0 sungguh luar biasa. Ini yang membanggakan kita,” ujarnya.

Sementara itu Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Endang Srikarti Handayani menyambut baik diadakannya  Workshop penumbuhan industri digital dalam Revolusi Industri 4.0 ini. Workshop ini untuk mendorong pelaku industri di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah 5 yang meliputi Kabupaten Boyolali, Klaten, Sukoharjo dan Kota Surakarta agar menerapkan tata kelola industri secara mandiri sehingga tidak lagi bergantung dengan Pemerintah.

“Untuk menghilangkan ketergantungan dengan Pemerintah, maka tata kelola industri harus dimaksimalkan. Dengan memanfaakan perkembangan teknologi industri diharapkan semakin banyak industri yang mandiri, sehingga dapat membantu peningkatan neraca perdagangan melalui produk ekspor,” harapnya.

Endang Srikarti Handayani mengatakan, workshop ini merupuakan bentuk nyata kinerja anggota DPR RI dalam rangka melakukan pembinaan kepada para pelaku industri dengan menggandeng Kementerian Perindustrian.

“Dalam workshop ini kita mengumpulkan para pelaku usaha untuk kita berikan pembekalan tentang penumbuhan industri berbasis digital. Workshop ini kita adakan di Boyolali dan Klaten,” terangnya. (L Sukamta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *