Monday, 16 Sep 2019


Luar Biasa, 26 Kecamatan Ikuti Festival Ketoprak Di Klaten

Acara jumpa pers di Kantor Wankes Komplek RSPD Klaten, Selasa (9/7/2019).

WartaKita.org – Dewan Kesenian (Wankes) Kabupaten Klaten siap menggelar festival ketoprak antarkecamatan di panggung terbuka RSPD Klatendari tanggal 15 sampai 19 Juli 2019 dimulai pukul 19.00 WIB sampai selesai.

Festival ketoprak antarkecamatan ini diikuti 26 kecamatan yang ada di Kabupaten Klaten.

Ketua Harian Wankes Klaten FX Setyawan DS saat jumpa pers di Kantor Wankes Komplek RSPD Klaten, Selasa (9/7/2019) menyampaikan, peserta festival ketoprak antarkecamatan tahun 2019 ini sangat luar biasa. Karena diikuti semua kecamatan, dan sekarang sudah mulai latihan.

“Kalau tahun 2018 lalu ada beberapa kecamatan yang absen, namun untuk 2019 ini semua kecamatan semangat mengikuti festival ketoprak,” katanya.

Setyawan mengatakan, pada festival ketoprak antarkecamaan ini setiap kecamatan diberi kesempatan tampil satu jam.

Pada hari pertama atau Senin (15/7/2019) menampilkan lima kecamatan, yaitu Kecamatan Klaten Selatan dengan lakon (Mertobat), Karangnongko (Kodrat), Jogonalan (Kalang Wiso Betak), Bayat (Amukti Palapa) dan Juwiring (Geger Putat Selawe).

Kemudianpada hari kedua atau Selasa (16/7/2019) menampilkan enam kecamatan, yakni Kecamatan Klaten Utara (Joko Bluwo), Manisrenggo (Sirnaning Angkara Ing Singosari), Kalikotes (Tahta), Karangdowo (Joko Samboro Winisudha), Prambanan (Roro Jonggrang Bandung Bondowoso) dan Kemalang (Ampak-ampak Singosari).

Pada hari ketiga atau Rabu (17/7/2019) menampilkan enam kecamatan, yakni Kecamatan Klaten Tengah (Tingkir), Trucuk (Teken Wuluh Gading), Tulung (Bandung Bondowoso), Cawas (Ki Ageng Mangir), Karanganom (Ampak-ampak Parang Agung) dan Gantiwarno (Kalimataya).

Pada hari keempat atau Kamis (18/7/2019) menampilkan enam kecamatan, yakni Kecamatan Kebonarum (Enthit dan Ragil Kuning), Ceper (Bedah Kaputren), Wedi (Ronggo Jumeno Mbalelo), Polanharjo (Ande-Ande Lumut), Jatinom (Hoyi) dan Wonosari (Labuh Tresno Saboyo Pati).

Dan pada hari kelima atau Jumat (19/7/2019) menampilkan tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Ngawen (Aryo Penangsang), Delanggu (Ontran-ontran Mataram) dan Pedan (Lali Purwo Duk Sino).

Setyawan menjelaskan, pada APBD Kabupaten Klaten tahun 2019, Wankes mendapat hibah dari Pemkab Klaten Rp 2 miliar dan pada APBD Perubahan 2019 direncanakan mendapat tambahan hibah Rp 700 juta.

Dana hibah tersebut digunakan Wankes Klaten untuk merancang dan merencanakan sebanyak 66 kegiatan.Dan sampai dengan awal Juli 2019, sudah terlaksana 21 kegiatan.

Wankes Klaten bertekad meluhurkan, mengembangkan dan melestarikan seni budaya serta mempunyai semboyan nguripke (menghidupkan), ngurupke (menyalakan) dan ngirapke (menampilkan) seni budaya yang ada di Kabupaten Klaten. (L Sukamta)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *