Saturday, 24 Aug 2019


Lapas Klaten Over Kapasitas, Penghuni Didominasi Napi Narkoba

Eko Bekti Susanto (tengah) saat jumpa pers di Kantor Balai Permasyarakatan (Bapas) Klaten, Selasa (16/7/2019).

WartaKita.org – Seperti Lembaga Permasyarakatan (Lapas) lainnya di Indonesia, kondisi Lapas Kelas II B Klaten kini telah over kapasitas. Hingga saat ini, jumlah penghuni Lapas Klaten mencapai sekitar 300 orang. Padahal kapasitas idealnya hanya untuk menampung sekitar 150 orang.

Pernyataan ini disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Lapas Kelas II B Klaten, Eko Bekti Susanto kepada wartawan di Kantor Balai Permasyarakatan (Bapas) Klaten,  Selasa (16/7/2019).

“Kapasitas Lapas Klaten itu sebenarnya hanya menampung sekitar 150 orang. Namun karena banyaknya mutasi dari Lapas daerah lain mengakibatkan jumlah penghuni lapas terus bertambah hingga mencapai sekitar 300 orang pada saat ini,” katanya.

Eko Bekti Susanto menyatakan, jumlah penghuni Lapas yang sudah melebih kapasitas ini sangat berpengaruh terhadap pelayanan di Lapas Klaten.

“Kami telah melaporkan kepada Kementerian Hukum dan HAM RI terkait over kapasitas di Lapas Klaten ini. Kami berharap semoga segera mendapatkan perhatian,” harapnya.

Eko Bekti Susanto menjelaskan, dari sekitar 300 penghuni Lapas Klaten ini didominasi oleh kasus tindak pidana umum dan kasus narkoba yang mencapai 30 persen.

“Ada kecenderungan di hampir semua Lapas di Indonesia, penghuni Lapas didominasi kasus Narkoba. Baru kasus tindak pidana umum lainnya seperti korupsi, pencurian, asusila, dan lainnya,” ungkapnya.   (L Sukamta)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *