Monday, 16 Sep 2019


Lantik 268 Kepala Desa, Bupati Klaten: Buatlah Rakyat Sejahtera Dan Bahagia…

Bupati Klaten Sri Mulyani saat melantik 268 kepala desa di Pendopo Kabupaten Klaten, Kamis (16/5/2019).

WartaKita.org – Bupati Klaten Sri Mulyani melantik dan mengambil sumpah sebanyak 268 kepala desa (Kades) di Pendopo Kabupaten Klaten, Kamis (16/5/2019).

Para Kades yang dilantik dan diambil sumpah ini adalah hasil Pilkades serentak tahap II yang diadakan 13 Maret 2019 lalu.

Kades yang dilantik ini terdiri dari 135 kades petahana yang telah menjabat lebih dari satu kali dan 133 kades baru. Dan berdasarkan jenis kelamin, terdiri dari 250 kades laki-laki dan 18 kades perempuan.

Pada saat dilantik, para Kades mendapat Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai Kades untuk masa jabatan enam tahun, yaitu periode tahun 2019 sampai 2025.  Para Kades juga mendapatkan tanda pangkat sebagai Kades dan mendapatkan payung songsong agung. Ini sebagai simbol bahwa kades harus mengayomi seluruh warganya, meskipun saat Pilkades tidak memilihnya.

Dalam sambutan, Bupati Klaten Sri Mulyani mengatakan, pilihan rakyat itu adalah kepercayaan umat.  Maka kepercayaan itu jangan pernah dinodai dan dikhianati.

“Dalam agama mana pun, amanah itu adalah perintah dan nilai kebajikan yang harus dijalankan. Bagi orang yang beriman, sifat amanah itu adalah nilai yang menyatu. Karena itu, jika dilaksanakan dengan kesungguhan, maka Tuhan Yang Maha Esa akan menjaga dalam  kesuksesan dan keselamatan dunia dan akherat,” katanya.

Bupati Sri Mulyani menyatakan, dana desa adalah amanah yang besar untuk mengantarkan masyarakat kepada kesejahteraan. Membuat rakyat bahagia adalah tugas seorang pemimpin. Untuk itu Bupati Klaten  minta kepada seluruh kepala desa bisa kompak bekerja sama dengan masyarakat dan juga pemerintah.

“Saya mengingatkan, agar para kades jangan pernah meninggalkan rakyat untuk diajak rembugan. Karena kalau kita ngajeni wong cilik, ing kono  urip bakal kajen,” pesannya.

Sri Mulyani menyampaikan, menjadi sosong agung atau pemimpin masyarakat itu tidak mudah. Tetapi itu harus dilaksanakan dengan adil.  Jadilah kepala desa yang bisa mengayomi dan melindungi seluruh rakyat, bukan hanya menjadi bapak sebagian orang, lalu kehilangan sifat adil terhadap kelompok lain.

“Inilah simbol payung dalam pelantikan ini, agar seluruh kepala desa benar – benar menjunjung tinggi sifat amanah, jujur, dan adil sebagai songsong agung warga masyarakat,” ucapnya.

Bupati menjelaskan, sebagai aparatur desa, maka para kepala desa dan perangkatnya harus siap berbaur dan memasyarakat dengan warga.

“Ada pitutur luhur para sepuh zaman dahulu untuk bisa diamalkan. Sebagai aparatur negara, maka  harus memiliki sifat rumekso, rumasuk, rumesep, lan rumongso sebagaimana pelajaran para leluhur  dahulu,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut Bupati juga mengucapkan selamat kepada Kepala Desa Masa Bakti 2019-2025 yang baru saja dilantik. Semoga para kepala desa dapat memegang amanah sebagai songsong agung di desanya masing-masing.

Bupati Klaten juga mendoakan semoga para kepala desa yang dilantik ini senantiasa diberikan bimbingan dalam jalan kebenaran, kekuatan menjalankan amanah, dan kesuksesan mengantarkan rakyat dalam kemakmuran dan kesejahteraan.

Acara pelantikan Kades ini dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Klaten dan tamu undangan sekitar 3000 orang. (L Sukamta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *