Wednesday, 3 Jun 2020


KDRT Pengaruhi Psikologis Anak

KEKERASAN Dalam Rumah Tangga atau biasa dikenal dengan KDRT adalah salah satu bentuk kekerasan di dalam keluarga. Biasanya, KDRT terjadi di keluarga yang tidak harmonis, broken home, dan lainnya.

KDRT disebabkan oleh sejumlah faktor, seperti ketidakcocokan pada pasangan, masalah perekonomian, perbedaan pendapat, lingkungan yang tidak mendukung, dan masih banyak lagi.

Korban KDRT sering mengalami luka lebam, luka bakar, luka senjata tajam seperti luka tusuk, dan bahkan sampai memakan korban jiwa. Dan salah satu korban KDRT adalah anak-anak.

Anak yang menjadi korban KDRT akan terganggu mental psikologisnya. Akibatnya, anak tersebut sering stress, takut berbicara dengan orangtuanya, takut bergaul dengan sesama, dan selalu menyendiri. Bahkan, ada anak yang sampai mengakhiri hidupnya karena tak kuat menjalani hidupnya.

Solusi agar mental anak tidak terganggu adalah orang tua harus selalu menemani atau mendampingi anak. Orang tua juga harus selalu menjaga keharmonisan dalam keluarga.

Jadi, sayangilah anak Anda dan lindungi mereka, bukan menyalahkan dan menudingnya. (Agnes Fransiska, Kelas XII IPA, SMA Marsudirini Muntilan/ls)

Agnes Fransiska

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *