Tuesday, 19 Nov 2019


Kawal Pemilu Bersih, Bawaslu Klaten Launching 3 Desa Pengawasan

Bawaslu Klaten meluncurkan Desa Pengawasan yang dipusatkan di Desa Jotangan, Kamis (7/11/2019) malam.

WartaKita.org – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Klaten me-launching (meluncurkan) Desa Pengawasan yang dipusatkan di Desa Jotangan, Kecamatan Bayat pada Kamis (7/11/2019) malam.

Ketiga desa tersebut adalah Desa Jotangan (Kecamatan Bayat), Desa Wunut (Tulung), dan Desa Jambu Kidul (Ceper).

Ketua Bawaslu Kabupaten Klaten Arif Fatkhurrokhman menjelaskan, Desa Pengawasan adalah desa yang seluruh masyarakatnya berkomitmen siap mengawal Pemilihan Umum (Pemilu) atau Pilkada bersih, menolak politik uang, serta ikut mencegah, mengawasi, serta melapor adanya dugaan pelanggaran.

“Desa Pengawasan ini berdasarkan hasil seleksi, yang kemudian dievaluasi dan identifikasi oleh Bawaslu. Desa yang terdapat potensi dan permasalahan dalam mewujudkan demokrasi yang berkualitas, terutama masalah politik uang,” katanya.

Arif Fatkhurrokhman mengatakan, Desa Pengawasan menggugah kesadaran masyarakat untuk aktif terlibat dalam pengawasan Pilkada 2020 dan Pemilu 2024 nantinya. Karenanya, dibutuhkan kerjasama antara pemerintah desa dengan masyarakat dalam pengawasan sebagai upaya menolak dan melawan politik uang.

“Desa Pengawasan merupakan strategi pengawasan dan pencegahan pelanggaraan pemilu oleh masyarakat mulai dari tingkat bawah. Kalau sebelumnya proses pengawasan pemilu melalui sosialisasi partisipasi dengan menghadirkan politikus ataupun akademisi, sekarang kita ubah dengan melibatkan masyarakat secara langsung,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Desa (Kades) Jotangan Sumarna mengaku senang karena desanya dijadikan percontohan sebagai Desa Pengawasan.

“Masyarakat Desa Jotangan telah belajar dari pengalaman Pilkades yang baru lalu. Saat saya mencalonkan diri sebagai kades, ibaratnya saya tidak mengeluarkan uang sepeser pun untuk menarik perhatian pemilih. Dan ternyata, saya bisa terpilih menjadi Kades,” ucapnya.

Kades Sumarna berharap, dengan Pemilu yang berkualitas dan berintegritas, maka akan mendapatkan pemimpin maupun wakil rakyat yang amanah, yang bisa membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi Indonesia. (L Sukamta)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *