Saturday, 24 Aug 2019


Jaga Kelestarian Alam,  Desa Ponggok Adakan Green Literacy Camp

Acara pembukaan GLC di Umbul Besuki Ponggok, Kamis (4/7/2019) sore.

WartaKita.org – Pemerintah Desa (Pemdes) Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten mengadakan Green Literacy Camp (GLC) selama 4 hari dari Kamis hingga Minggu (4-8/7/2019).

Pembukaan GLC dilakukan di Umbul Besuki Ponggok pada Kamis (4/7/2019) sore.

Acara pembukaan GLC diisi dengan beberapa sambutan dan pertunjukan seni yang dimainkan oleh warga setempat dan peserta. Kegiatan GLC secara simbolis dibuka oleh Kades Ponggok Junaedi Mulyono dengan pemukulan kentongan.

Ketua Penyelenggara GLC, Joko Winarno menyampaikan, GLC diikuti ratusan peserta yang berasal dari daerah di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan bahkan dari Penang, Malaysia. Kegiatan GLC ini juga melibatkan para relawan dan pegiat literasi dari berbagai daerah di Indonesia. Selama kegiatan ini peserta akan mendapatkan pengalaman dan pencerahan dari para tokoh literasi tingkat nasional.

“Melalui kegiatan ini kita ingin satukan tekad membangun kebersamaan untuk menjaga kelestarian alam. Salah satu caranya dengan menanam pohon di lokasi yang dekat dengan sumber mata air di Desa Ponggok. Sebab kalau kita tidak berusaha untuk menjaga kelestarian alam, maka akan kasihan anak cucu kita nanti,” katanya.

Sedang Pengagas GLC yang juga Kepala Desa Ponggok, Junaidi Mulyono menjelaskan, kegiatan ini merupakan salah satu implementasi bagaimana menjaga sumber daya alam di desa tersebut agar tetap lestari untuk generasi yang akan datang.

“Sudah saatnya kita berpikir bagaimana kita menjaga kelestarian sumber daya alam, seperti mata air dan kesuburan tanah untuk kepentingan anak cucu kita nanti. Artinya, kita harus sadar untuk  bagaimana menjaga sumber daya alam yang ada ini agar tetap lestari,” ujarnya.

Junaidi Mulyono mengatakan, dalam GLC ini para peserta akan mengikuti 47 kelas. Dan setidaknya ada 27 narasumber yang akan terlibat dalam GLC  ini. Mereka akan berbagi ilmu dan memberi pelajaran dengan ilmu-ilmu baru. Mereka akan berbagi pengalaman dan transfer ilmu kepada masyarakat agar memilikii kesepahaman dalam menjaga kelestarian alam di Desa Ponggok ini. (L Sukamta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *