Tuesday, 20 Apr 2021


Jaga Kebersihan Dan Tingkatkan Imunitas, Civitas SMPN 2 Prambanan, Klaten Bersihkan Lingkungan Sekolah Setiap Pagi

Para guru dan karyawan SMPN 2 Prambanan melaksanakan kerja bakti membersihkan sampah dan rerumputan yang ada di lingkungan sekolah, Selasa (23/2/2021) pagi.

WartaKita.org – Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di SMP Negeri 2 Prambanan, Kabupaten Klaten diperingati secara sederhana namun bermakna.

Pada Selasa (23/2/2021) pagi, para guru dan karyawan SMPN 2 Prambanan melaksanakan kerja bakti membersihkan sampah dan rerumputan yang ada di lingkungan sekolah.

Ini dilakukan setelah para guru melaksanaan pembelajaran daring.

Kepala SMPN 2 Prambanan Sri Purwaningsih mengatakan, kegiatan membersihkan sampah dan rerumputan di lingkungan sekolah ini sebagai rangkaian peringatan Hari Peduli Sampah (HPSN). Kegiatan ini dilakukan dengan di sela waktu pembelajaran daring.

“Tadi jam 07.00 pagi tepat, seluruh guru mulai melaksanakan pembelajaran secara daring dengan para murid. Dan sekitar jam 08.00 pagi, usai pelaksanaan pembelajaran daring, seluruh guru dan karyawan membersihkan sampah dan rerumputan yang ada di lingkungan sekolah. Ini sebagai rangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional di SMPN 2 Prambanan,” katanya.

Berkaitan dengan peringatan HPSN, maka Kasek Sri Purwaningsih mengajak para guru dan karyawan untuk selalu mengelola dan memilah sampah sejak dari rumah tangga.

“Dengan mengelola dan memilah sampah sejak dari rumah tangga, maka jumlah sampah yang terbuang akan semakin menurun. Upaya ini adalah wujud konkret kita dalam ikut menjaga dan melestarikan lingkungan,” ujarnya.

Sri Purwaningsih menjelaskan, sejak beberapa tahun belakangan ini, SMPN 2 Prambanan terpilih menjadi Sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten Klaten. Karenanya, civitas sekolah terus berupaya untuk menjaga kepercayaan itu, dan kedepan selalu berusaha agar SMPN 2 Prambanan bisa terpilih menjadi Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Tengah.

“Orang bilang, meraih sesuatu itu lebih mudah daripada mempertahankannya. Maka, dengan bantuan, dukungan, dan kerjasama dari seluruh civitas sekolah, saya yakin, keinginan bersama itu bisa terwujud,” tandasnya.

Para guru dan karyawan SMPN 2 Prambanan bertekad mewujudkan Sekolah Adiwiyata yang MAJU.

Sementara itu Wakil Kepala SMPN 2 Prambanan Bidang Kesiswaan Kurnia Catur Sari menyatakan, kegiatan membersihkan lingkungan sekolah sudah dilakukan secara rutin sejak awal pandemi covid-19. Saat awal pandemi, kegiatan membersihkan lingkungan sekolah diikuti oleh para guru, karyawan, dan perwakilan siswa. Namun seiring berjalannya waktu, hanya guru dan karyawan sekolah saja yang terlibat membersihkan lingkungan sekolah. Kegiatan ini dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Kegiatan membersihkan lingkungan sekolah ini rutin kita lakukan. Para guru dan karyawan selalu membersihkan sampah dan rerumputan yang ada di lingkungan sekolah. Terlebih, saat ini SMPN 2 Prambanan menjadi salah satu Sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten Klaten. Untuk itu, kebersihan, keindahan, dan kenyamanan lingkungan sekolah menjadi hal yang utama,” terangnya.

Kurnia Catur Sari menambahkan, dengan kegiatan membersihkan lingkungan sekolah setiap pagi, para guru dan karyawan sekolah menjadi lebih sehat.

“Saat membersihkan lingkungan sekolah, kita terus bergerak, seperti berolahraga. Dengan semakin banyak gerak, bisa meningkatkan imunitas kita di tengah pendemi,” ucapnya.

Sekadar diketahui, sekolah yang memiliki nama keren Esdupram (SMP Negeri Dua Prambanan) ini berada di Jalan Ratu Boko, Desa Pereng, Kecamatan Prambanan. Esdupram yang mempunyai tagline (slogan) MAJU (Mandiri, Aktif, Jujur, dan Unggul) ini sekarang memiliki 318 siswa dan 30 orang guru dan karyawan. Sekolah ini memiliki lahan seluas sekitar 2,5 hektar. (L Sukamta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *