Saturday, 8 Aug 2020


Hidup Di Asrama Jangan Ego, Harus Peka Dan Terbuka

Suster dan anak-anak asrama berforo usai pendalaman iman.

WartaKita.org – Asrama Putri Santa Katarina Daemen ASMI Santa Maria Yogyakarta mengadakan pendalaman iman dengan tema “Menghidupi kasih dalam persaudaraan” pada Selasa (21/7/2020).

Pendalaman iman yang dipandu oleh Suster Gisela Ambarita KSSY ini diisi dengan doa, nyanyian, pemutaran video inspiratif, renungan, serta sharing.

Suster Gisela menyampaikan, dalam kehidupan di komunitas asrama perlu kepekaan dan saling terbuka serta tidak menonjolkan ego masing-masing. Karenanya, warga asrama perlu menghidupi kasih dalam persaudaraan di asrama dan lingkungan sekitar.

“Setiap orang memiliki karakter yang berbeda-beda, sehingga perlu ada rasa saling menghargai dan peduli antar warga asrama,” kata suster.

Suster Gisela menyatakan, pendalaman iman bagi kaum muda itu sangat penting. Dan itu, harusnya menjadi kebutuhan bagi kaum muda.

“Jika kebutuhan kita tidak dipenuhi, maka ada rasa lapar dan haus. Sehingga kita tidak dapat melakukan apa saja. Karena itu, pendalaman iman sangatlah relevan bagi kaum muda saat ini. Sebab melalui iman yang kokoh dapat menumbuhkan semangat kasih dalam kehidupan,” ujar suster.

Pendalaman iman seperti ini rutin dilakukan di Asrama Putri Santa Katarina Daemen. Hanya saja, pelaksanaan pendalaman iman tahun ini sedikit berbeda karena situasi pandemi. Anak asrama putri dan pembicara menggunakan masker sesuai dengan protokol kesehatan yang ada.

Meski begitu, anak-anak asrama antusias menanggapi tanya Jawab dan sharing mengenai pengalaman hidup di asrama. (Herpinta Sinambela, mahasiswa Public Relation ASMI Santa Maria Yogyakarta/ls).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *