Monday, 21 Oct 2019


Fransiskan Day Berlangsung Meriah, Mahasiswa  ASMI Santa Maria Yogyakarta Diajak Membangun Persaudaraan

Para suster ikut tampil memeriahkan acara Fransiskan Day, Jumat (4/10/2019).

WartaKita.org – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ASMI Santa Maria Yogyakarta merayakan Pesta Nama Santo Fransiskus dari Asisi atau Fransiskan Day di auditorium kampus setempat pada Jumat (4/10/2019).

Santo Fransiskus Asisi adalah pelindung para Suster OSF (Ordo Santo Fransiskus) yang mendirikan Yayasan Marsudirini penyelenggara pendidikan ASMI Santa Maria Yogyakarta ini.

Fransiskan Day yang mengusung tema “Fransiskus Memanggil” ini diisi dengan ibadat serta aneka perlombaan. Perayaan Pesta Nama Santo Fransiskus Asisi ini dihadiri oleh para mahasiswa, dosen, dan karyawan.

Dalam sambutan, Direktur ASMI Santa Maria Yogyakarta Y Suraja mengatakan, Santo Fransiskus Asisi telah memberikan pelajaran dan teladan dalam membangun persaudaraan kasih dengan semua makhluk hidup dan alam semesta.

“Karena itu, marilah kita membangun persaudaraan dengan siapapun, dan menjalin kasih satu sama lain,” pesannya.

Ada tiga lomba yang dipertandingkan, yaitu fashion show menggunakan barang bekas, tari tradisional, dan musik akustik yang peralatannya menggunakan barang bekas. Lomba berlangsung meriah dan menghibur penonton.

Lomba fashion show.

Lomba pertama adalah fashion show yang bajunya terbuat dari barang bekas. Perserta dihias menggunakan barang bekas seperti plastik, koran bekas, pipet, dan lainnya. Peserta berjalan menuju ke atas panggung disusul peserta lainnya.

Juara pertama lomba fashion show diraih Program Studi (Prodi) Public Relations angkatan 2019, juara kedua Prodi Manajemen Perusahaan, dan juara ketiga Prodi Public Relations 2017.

Lomba selanjutnya adalah tari tradisional yang ada di Indonesia. Peserta membawakan tarian dari berbagai daerah di Indonesia seperti Nusa Tenggara Timur, Sumatera Utara, Jawa, dan lainnya. Tarian daerah yang ditampilkan secara kelompok diiringi dengan alunan musik tradisional dari masing-masing daerah. Penari juga mengenakan aksesoris seperti selendang, sarung, dan pengikat kepala.

Juara pertama tari adat disabet Prodi Sekretaris angkatan 2017, juara kedua Prodi Manajemen Perusahaan 2019, dan juara ketiga Prodi Sekretaris 2019.

Dan lomba ketiga adalah akustik yang peralatannya terbuat dari barang bekas. Peserta menggunakan botol bekas yang diisi air, alat perkusi dari kayu, kaleng bekas, dan lainnya. Beragam alat musik dari bahan bekas ditampilkan dalam lomba musik akustik ini.

Juara pertama musik akustik jatuh kepada Prodi Public Relations, juara kedua Prodi Manajemen Perusahaan, dan juara ketiga Prodi Sekretaris.

Acara diakhiri dengan pengumuman juara umum Fransiskan Day. Pada tahun 2019 ini, juara umum Fransiskan Day jatuh kepada Prodi Public Relations.

(chicilia rosa linda keban, aji pangestu, yoga triwidiatmoko, michaella isti wikaningtyas, maria bunga, laurentia yully aswidya, renata nancy nainggolan, mahasiswa ASMI Santa Maria Yogyakarta Jurusan Public Relations)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *