Saturday, 8 Aug 2020


Dinilai Baik, Padi Trisakti Diminta Terus Dikembangkan

Panen padi Trisaksi di Desa Duwet, Kamis (30/7/2020).

WartaKita.org – Bupati Klaten Sri Mulyani melakukan panen padi Trisakti di Desa Duwet, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Kamis (30/7/2020).

Padi Trisakti ini memiliki umur pendek 75 hari dan tahan wereng.

Kades Duwet Setiyawan Doniyanto dalam sambutan mengucapkan terima kasih kepada Bupati Klaten yang berkenan melakukan panen raya Padi Trisakti di desanya.

Sedang Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Klaten Widiyanti menjelaskan, luas lahan pertanian di Klaten sekitar  72.000 hektar. Sedang untuk Wonosari ada sekitar 2.000 hektar dan mampu mendukung swasembada pangan di Klaten.

“Untuk sementara, padi Trisakti mampu menghasilkan 6 ton gabah basah atau 5,2 ton gabah kering giling. Ke depan, demplot pengembangan padi Trisakti akan dilanjutkan tiga kali, sehingga hasilnya bisa maksimal. Dan yang dipanen saat ini ada 5 petak atau sekitar 1 hektar,” katanya.

Sementara itu Bupati Klaten Sri Mulyani dalam sambutan mengatakan, panen raya Padi Trisakti di Duwet ini menjadi kebanggaan, karena dilakukan di tengah pandemi virus corona. Saat ini, Kabupaten Klaten surplus beras 101 000 ton beras dan harus dipertahankan sebagai lumbung pangan Jawa Tengah dan nasional.

“Setiap desa di Klaten diharapkan mempunyai lumbung pangan desa,  sehingga saat ada kelangkaan, petani masih punya cadangan pangan,” pesannya.

Bupati menambahkan, padi Trisakti merupakan inovasi Desa Duwet. Karenanya bupati minta agar padi Trisakti ini terus dikembangkan. Apalagi hasilnya cukup baik.

“Demplot padi Trisakti ini saya minta dilanjutkan, agar nantinya bibitnya dapat dikembangkan lalu ditanam serentak,” ucapnya.

Pada kesempatan itu Bupati Klaten menyerahkan bantuan pupuk dan benih Padi Trisakti. (L Sukamta/bhsk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *