Wednesday, 3 Jun 2020


Dalam Sehari, 2 PIUD Dan 7 Lingkungan di Paroki Klaten Adakan Natalan

Perayaan Natal dan HUT yang pertama PIUD Paroki Klaten, Minggu (5/1/2020).

WartaKita.org – Pendampingan Iman Usia Dini (PIUD) Paroki Santa Maria Assumpta Klaten merayakan Natal dan hari ulang tahun (HUT) yang pertama di panti Paroki Klaten, Minggu (5/1/2020).

Sekitar 50 anak usia dini bersama orangtuanya hadir pada acara ini. Mereka diajak bernyanyi, bertepuk tangan, dan berjoget. Acara dipandu oleh Bunda Ririn dan Bunda Nike.

Perayaan Natal diisi dengan sejumlah penampilan seperti Tari Lilin dari TK Kanisius dan permainan biola yang dimainkan oleh Talisa anak Kelas V SD dari Senden, Kecamatan Ngawen. Sedang Suster Tere OSU mengajak anak-anak menyanyikan lagu Berkah Dalem dan lagu lainnya, sehingga perayaan Natal  bertambah semarak.

Sebagai ungkapan syukur atas HUT yang pertama PIUD Paroki Klaten dilakukan pemotongan tumpeng oleh Kabid Pewartaan dan Evangelisasi Paroki Klaten Wiwik dan Tentor PIUD dari Yogyakarta, Ana Prasena.

Kemudian pembagian hadiah lomba menyanyi dan puzzel yang diadakan pada Minggu (22/12/2019). Perayaan Natal diakhiri dengan pesta bersama.

Di hari yang sama, diadakan perayaan Natal untuk PIA dan PIR di Kapel Santo Yusup Pekerja Jebugan. Perayaan Natal diikuti 68 anak.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu-lagu Natal dan Doa Pembuka yang dibawakan oleh Katekis dan pemerhati anak-anak, Ch  Sri Harjanti. Sedang renungan Natal dibawakan oleh Prodiakon Paroki Klaten Jaka Priambono.

Untuk menambah semaraknya acara Natal diadakan kuis berhadiah dan menyanyi bersama yang dipandu oleh Diah dan Harsi.

Acara yang ditunggu anak-anak pun tiba, yaitu pesta bersama. Mereka menikmati makan nasi pincuk  dengan senang dan akrab. Acara diakhiri dengan Doa Penutup dan pembagian hadiah.

Pada malam harinya, sejumlah lingkungan di Paroki Klaten merayakan Natal, yaitu Lingkungan Santo Rafael Klaseman, Santo Mikhael Klaseman, Santo Laurentius Tegal Blateran, Santo  Yusup Gayamprit, Santo Dominikus Sungkur, Santo Valentinus Karangduwet, dan Santo Yohanes Jetis. (fx pardiman/ls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *