Tuesday, 20 Aug 2019


Cetak Generasi Anti Korupsi, Pemkab Klaten Luncurkan Buku Matur Jujur

Peluncuran program Buku Matur Jujur untuk pelajar di GOR Gelarsena Klaten, Kamis (2/5/2019).

WartaKita.org – Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten meluncurkan program Buku Matur Jujur untuk pelajar di GOR Gelarsena Klaten pada Kamis (2/5/2019).

Peluncuran program Buku Matur Jujur ini dihadiri Bupati Klaten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), ratusan kepala sekolah dan guru, serta ribuan pelajar SD dan SMP.

Pada kesempatan itu, Pemkab Klaten juga menghadirkan Staf Fungsional Bidang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Daniel Rustandi.

Dalam sambutan Bupati Klaten Sri Mulyani menyatakan, membangun karakter  bangsa adalah misi besar pendidikan sekaligus menjadi bagian dari tujuan pembangunan nasional. Membangun masyarakat Indonesia yang seutuhnya itu menjadi amanah konstitusi yang harus digaungkan kembali guna memperkokoh bangunan pondasi bangsa.

“Salah satu karakter dasar yang harus  diasah dan dibangun dalam diri setiap jiwa generasi bangsa, seluruh lapisan masyarakat, lebih khusus para Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah karakter jujur,” katanya.

Menurut Bupati Sri Mulyani, mencari orang pintar itu mudah. Tetapi mencari orang jujur dan istiqomah dalam kebaikan adalah sosok yang langka di zaman ini. Orang yang jujur itu terhimpun perilaku baik.  Karena dari sifat jujur akan melahirkan jiwa amanah dan dapat dipercaya. Perkataan orang jujur juga selalu benar karena takut lisannya dikotori dengan dusta.

“Karenanya, sifat jujur itu harus dibangun sedari kecil.  Sifat jujur itu harus ditanamkan kuat dalam sanubari setiap anak manusia agar kejujuran itu menyatu dalam jiwa. Berani jujur itu hebat. Berani jujur itu ketika lisan tidak lagi berkata dusta,” ujarnya.

Bupati Klaten sangat mendukung peluncuran program Buku Matur Jujur ini agar diterapkan kepada seluruh pelajar di Klaten.

“Bersikap jujur itu tidak saja menjadi kewajiban bagi para siswa. Tetapi langkah itu sesungguhnya menjadi perintah bagi setiap diri manusia sebagai insan makhluk Tuhan. Program Buku Matur Jujur ini diharapkan tidak sekadar ramai di awal, tetapi sepi di kemudian hari,” harapnya.

Untuk itu, Bupati Klaten menitipkan program Buku Matur Jujur ini sebagai satu langkah pijakan untuk mewarnai perubahan dan kebaikan di bumi Klaten.

“Janganlah program Buku Matur Jujur ini hanya sekadar berakhir dalam tulisan. Keteladan para guru, orang tua, ASN, maupun para pejabat dan tokoh agama dan tokoh masyarakat akan menjadi contoh model dalam membangun kejujuran itu,” tegasnya.

Bupati Klaten menambahkan, kejujuran itu tidak saja untuk anak pelajar. Kejujuran itu juga bukan kewajiban orang lain. Namun  kejujuran itu ada dalam diri sendiri.

“Semoga dengan peluncuran program Buku Matur Jujur ini menjadi langkah yang baik untuk mewujudkan visi Kabupaten Klaten yang maju, mandiri, dan berdaya saing,” tandasnya.

Bupati Klaten menyampaikan, program Buku Matur Jujur ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan anak pada gadget, sekaligus membiasakan para pelajar untuk berperilaku jujur dari hal kecil sejak dini. Seperti mengisi buku diary atau buku harian dengan jujur setiap hari.

“Dengan demikian diharapkan, ke depan anak-anak ini menjadi orang-orang yang hebat dan jujur, serta tidak melakukan korupsi,” ucappnya.

Bupati Klaten Sri Mulyani berfoto bersama para pelajar saat peluncuran program Buku Matur Jujur di GOR Gelarsena Klaten, Kamis (2/5/2019).

Sedang Staf Fungsional Bidang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Daniel Rustandi menyatakan, Indonesia yang bebas dari korupsi merupakan cita-cita bersama. Karena itu, upaya untuk memberantas korupsi di Indonesia terus dilakukan oleh para pemangku kepentingan.

“Upaya untuk memberantas korupsi dapat dilakukan melalui 3 hal, yaitu penindakan hukum, perbaikan sistem, serta pencegahan. Dalam hal pencegahan, bisa dilakukan melalui pendidikan. Seperti melalui program Buku Matur Jujur ini,” katanya.

Daniel Rustandi mengapresiasi peluncuran program Buku Matur Jujur yang dilakukan oleh Pemkab Klaten ini.

“Dengan program Buku Matur Jujur ini nantinya bisa membiasakan para pelajar untuk berperilaku jujur dari hal terkecil. Sehingga nantinya jika anak-anak ini sudah dewasa dan menjadi penyelenggara negara misalnya, perilaku jujur yang telah terbangun sejak kecil itu bisa menjadi modal untuk berperilaku jujur dan jauh dari tindakan korupsi,” ujarnya.

Buku Matur Jujur ini diberikan gratis kepada para pelajar. Nantinya, para pelajar mendapat “tugas tambahan” yaitu menuliskan kegiatan mereka setiap hari dengan jujur. Sehingga diharapkan kelak para pelajar ini akan menjadi anak-anak yang jujur. Seperti yang dipesankan Bupati Klaten: Anak jujur akan mujur. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *