Monday, 21 Oct 2019


Berniat Maju Di Pilwakot Surakarta, Henry Indraguna Siap Wujudkan Solo Jadi Kota Metropolitan Yang Berbudaya

Henry Indraguna (ketiga dari kiri) siap maju di Pilkada Surakarta.

WartaKita.org – Pilkada serentak baru akan digelar pada September 2020 mendatang. Meski begitu, sejumlah nama secara terang-terangan telah menyampaikan keinginannya untuk berlaga pada Pilkada tersebut.

Salah satu diantaranya adalah pengacara kondang KRAT Henry Indraguna. Henry berniat maju di Pilkada Surakarta dengan menggandeng Gibran Rakabuming Raka (Gibran), putra Presiden Joko Widodo.

Keinginan tersebut disampaikan Henry Indraguna dalam jumpa pers di Warung Soto Cak Har di Solo, Rabu (9/10/2019) malam.

“Saya akan maju di Pemilihan Walikota (Pilwakot) Surakarta. Dan saya berkeinginan menggandeng Gibran. Soal pembagian posisi, itu bisa dibahas nanti. Karena menurut saya, posisi itu tidak penting. Apakah AD 1 atau AD 2. Bagi saya, yang penting adalah saya akan bekerja keras untuk masyarakat Solo,” katanya.

Vice President Kongres Advokat Indonesia (KAI) ini menyampaikan, keinginannya untuk maju di Pilwakot itu didasari atas kondisi Kota Surakarta yang menurutnya semakin ketinggalan dengan kota lainnya.

“Dulu level Kota Solo dan Kota Jogja itu hampir sama. Tetapi beberapa waktu terakhir ini Kota Solo kok makin tertinggal jauh dengan Kota Jogja. Karena itu, saya ingin bekerja keras untuk menata kembali Kota Solo menjadi semakin baik. Saya ingin mewujudkan Kota Solo sebagai kota metropolitan yang berbudaya,” ujarnya.

Pengusaha cuci mobil itu mengaku, sejauh ini pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan Gibran secara intens. Henry juga terus mencermati “perkembangan” Pilkada Solo. Karena menurutnya, ada dua alternatif yang bisa ditempuh saat pencalonan nanti, yaitu melalui partai politik atau lewat jalur independen.

“Saya rasa masih ada banyak waktu. Saya juga terus saya menjalin komunikasi dengaan berbagai pihak. Tujuannya, agar saya mendapat dukungan dari banyak pihak (terutama dari partai politik) untuk bisa maju di Pilkada Surakarta,” ucapnya.

Henry mengatakan, dia tertarik ingin menggandeng Gibran karena masih muda, berkarakter, enerjik, pekerja keras, dan pintar.

“Kota Solo membutuhkan pemimpin-pemimpin muda, yang visioner, kreatif, dan cerdas. Solo memerlukan orang-orang yang mau bekerja keras untuk memajukan Kota Solo dan menyejahterakan rakyat,” tandasnya.

Sebagai bentuk keseriusannya untuk maju di Pilkada Surakarta, maka Henry berencana akan membuka konsultasi hukum untuk masyarakat secara gratis setiap hari Jumat. Dan akan membuat posko di setiap kecamatan di Surakarta. (L Sukamta)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *