Saturday, 24 Aug 2019


Bapa Uskup KAS Ajak Penyandang Disabilitas Untuk Selalu Bergembira Dan Bersemangat

Paguyuban Kinasih berfoto bersama Bapa Uskup KAS.

WartaKita.org – Perayaan Ekaristi untuk penyandang disabilitas atau Umat Berkebutuhan Khusus (UBK) se Keuskupan Agung Semarang (KAS) diadakan di Gua Maria Kerep Ambarawa (GMKA), Rabu (1/5/2019).

Perayaan Ekaristi Konselebrasi dengan Selebran Utama Bapa Uskup Agung KAS Mgr Robertus Rubyatmoko  bersama Rama Heru (dari Kategorial KAS) dan Rama Krisman ini dihadiri ribuan umat Katolik dari Jawa Tengah dan DIY, dan bahkan dari Surabaya, Jakarta, serta Kalimantan.

Paguyuban Difabel Kinasih Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi, Kabupaten Klaten juga ikut hadir dan berpatisipasi dalam Perayaan Ekaristi ini. Paguyuban Kinasih berpartisipasi sebagai pembaca Doa Umat yang dibawakan oleh Lucia.

Dalam homili, Bapa Uskup mengajak dialog dengan sejumlah perwakilan umat. Hal ini tentu saja membuat umat yang hadir merasa bahagia dan senang.

“Saya mengajak kepada para penyandang disabilitas atau Umat Berkebutuhan Khusus untuk selalu bergembira dan semangat. Dalam keterbatasan dan kekurangan yang ada, kita harus selalu bahagia, bergembira, dan tetap bersemangat,” pesan Bapa Uskup.

Setelah Ekaristi, acara dilanjutkan dengan ramah tamah. Acara ramah tamah ini diisi dengan hiburan dari SLB Hellen Keller Yogyakarta dan SLB Wonosobo, serta sharing dari 2 orang ibu yang anaknya berkebutuhan khusus. Saat ramah tamah ini, Paguyuban Kinasih sempat berfoto bareng dengan Bapa Uskup. Di akhir ramah tamah, para penyandang disabilitas atau Umat Berkebutuhan Khusus mendapat peneguhan dari Bapa Uskup.

Saat peneguhan, Bapa Uskup mengagendakan, untuk penerimaan Sakramen Inisiasi (Baptis, Penguatan, dan Komuni pertama) bagi para berkebutuhan khusus di KAS akan dilaksanakan di 4 Kevikepan. Sedang Perayaan Ekaristi untuk para penyandang disabilitas diagendakan setahun sekali di GMKA.

Rangkaian acara diakhiri dengan berkat penutup dan dilanjutkan bersalaman dengan Bapa Uskup dan para rama. Saat bersalaman itu, para penyandang disabilitas mendapat tanda kasih dan kenangan berupa cincin rosario. (tri/ls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *