Monday, 18 Mar 2019


Bantu Warga Boyolali, Henry Indraguna Imbau Petani Tembakau Bentuk Koperasi

Henry Indraguna berfoto bersama warga Desa Sukabumi, Senin (11/3/2019).

WartaKita.org – Calon Anggota DPR RI dari Partai Perindo, KRAT Henry Indraguna terus gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah 5.

Pada Senin (11/3/2019), Henry mengadakan sosialisasi di Dukuh Surjo, Desa Sukabumi, Kecamatan Cepogo dan Dukuh Tosari – Patran, Desa Jrakah, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali.

Di depan ratusan warga di dua desa tersebut, Calon Legislatif (Caleg) Partai Perindo nomor urut 1 ini memperkenalkan diri, melakukan sosialisasi Pemilu, serta mendengarkan berbagai keluhan dan permasalahan yang dialami warga.

Dalam sosialisasi itu, petani Desa Sukabumi mengeluhkan soal anjloknya harga panen tembakau saat memasuki masa panen. Petani merasa “dipermainkan” oleh pihak perantara (makelar) dan pabrik rokok. Warga juga mengeluhkan anjloknya harga sayur di tingkat petani.

“Kami tidak dapat berbuat banyak. Karena harga jual tembakau selalu “dipermainkan” oleh makelar dan pabrik. Sehingga kami tidak bisa memperkirakan untung dan ruginya. Pada musim panen, harga daun bagian bawah masih lumayan tinggi. Sedang pada saat pemetikan, harga daun pada batang tengah atau daun yang berkualitas baik mulai anjlok,” kata  Jono, petani Desa Sukabumi.

Mendengar keluhan petani tersebut, pengacara kondang ini pun merasa trenyuh. Karena itu, Henry siap memperjuangkan kesejahteraan para petani di Desa Sukabumi ini.

“Pemerintah Daerah harus hadir agar permasalahan petani di daerah ini segera mendapatkan solusi terbaik. Kasihan para petani yang telah bersusah payah menanam dan memelihara. Justru pada saat panen, petani dipermainkan soal harga jual oleh makelar dan pabrik rokok. Ini jelas tidak adil,” ujarnya.

Karena itu,  Caleg Partai Perindo kelahiran Wonogiri ini mengimbau kepada para petani untuk membentuk koperasi. Tujuannya agar posisi tawar petani kuat, sehingga tidak dipermaikan harga lagi.

“Saya akan bantu untuk pengurusan pendirian koperasi. Yang penting, para petani sepakat dulu untuk membuat koperasi. Sebab kalau petani berjuang sendiri-sendiri, pasti akan kalah melawan makelar dan pabrik rokok,” pesannya.

Usai dari Desa Sukabumi, pengusaha cuci mobil ini melanjutkan sosialisasi di Desa Jrakah. Di daerah lereng Gunung Merbabu ini, Henry mengajak warga untuk menolak politik uang. Warga diajak untuk memilih caleg yang mau bekerja dan mau mendatangi warga.

“Pilihlah Caleg yang sesuai dengan hati nurani Anda. Pilihlah Caleg yang cerdas, yang mau bekerja, yang mau mendatangi warga. Pilihlah Caleg yang peduli dan memberikan solusi,” pesannya. (L Sukamta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *