Monday, 16 Sep 2019


Ayo, Mewartakan Kabar Baik di Tengah Krisis Lingkungan Hidup…

Sosialisasi materi BKSN di Balai Mandala Gereja Wedi, Selasa (20/8/2019) sore.

WartaKita.org – Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi, Kabupaten Klaten mengadakan sosialisasi atau belajar bersama mengenai materi pendalaman iman untuk Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) tahun 2019 untuk tingkat dewasa di Balai Mandala Gereja Wedi pada Selasa (20/8/2019) sore.

Sosialisasi diikuti oleh para ketua lingkungan dan calon pemandu BKSN di lingkungan.

Sedang materi disampaikan oleh Tim Kerja Bidang Pewartaan Paroki Wedi, Christian Komang Luky Nilamdana. Sebelumnya, dia telah mengikuti dua kali pembekalan tingkat kevikepan yaitu tanggal 20-21 Juli 2019 di Tawangmangu dan tanggal 4 Agustus 2019 di Aula Gereja Purbawardayan Solo.

Tema BKSN tahun 2019 ini adalah “Mewartakan Kabar Baik di Tengah Krisis Lingkungan Hidup”. Bahan refleksi BKSN diambil dari Kitab Kejadian mengenai kisah Nabi Nuh, orang yang selalu setia pada Tuhan, yang dipercaya dan diutus Tuhan untuk menyelamatkan bumi.

Komang menyampaikan, latar belakang pengambilan tema ini karena adanya krisis lingkungan yang mempengaruhi kehidupan kita dan makluk hidup lainnya. Bahkan Paus Fransiskus memiliki perhatian khusus mengenai lingkungan hidup, yaitu dalam ensiklik tahun 2015 Laudato Si atau “Terpujilah Engkau”.

“Dalam ensiklik ini Paus Fransiskus berbicara mengenai perawatan bumi, rumah kita bersama. Paus mengingatkan kita bahwa bumi bagaikan seorang saudari yang berbagi hidup dengan kita, dan sebagai seorang ibu yang mengasuh kita,” katanya.

Di akhir penyampaian materi, Komang mengharapkan umat untuk menjadi Nuh-nuh yang baru, yang menerima utusan Tuhan untuk merawat dan memperbaiki bumi yang semakin rusak untuk kehidupan kita sendiri. Caranya, dengan tindakan-tindakan yang dimulai dari diri kita sendiri, membiasakan hidup kita menjadi ramah lingkungan.

“Kalau kita belum bisa melaksanakan tindakan yang besar, maka mulailah dari yang kecil yang sederhana dulu. Kalau kita belum bisa mempengaruhi banyak orang, maka mulailah dari diri kita sendiri,” pesannya. (ag sukirmo/ls)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *