Saturday, 24 Aug 2019


Ada SPP, “Bank Plecit” Berkurang

Rakor BKAD dengan KPED Kecamatan Wedi, Sabtu (30/12/2017).

Wartakita.org – Kelembagaan Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) mengadakan rapat koordinasi (rakor) dengan Kader Pemberdayaan Ekonomi Desa (KPED) se Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten di aula Kantor Kecamatan Wedi, Sabtu (30/12/2017).

Dalam sambutan, Ketua BKAD Kecamatan Wedi, Umar Muhammad menyampaikan terima kasih kepada KPED atas kerjasamanya selama ini. KPED diajak untuk tetap bersemangat dalam mendampingi kelompok Simpan Pinjam Perempuan (SPP) di desanya.

“Kehadiran PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat), utamanya program SPP dimaksudkan untuk menurunkan angka kemiskinan, menambah penghasilan keluarga, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dan itu sudah terbukti. Karena berdasarkan pengamatan, setelah adanya program SPP ini, keberadaan “Bank Plecit” di desa-desa menjadi berkurang,” katanya.

Sedang Bendahara Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan Wedi, Siti Munaimah berpesan kepada KPED untuk lebih selektif dalam mencari anggota kelompok SPP yang baru.

“Kalau mencari anggota SPP yang baru usahakan jangan yang terjebak dengan “Bank Plecit”. Karena biasanya akan menimbulkan masalah di kemudian hari, yaitu tunggakan angsuran (SPP),” ujarnya. (L Sukamta)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *