Monday, 23 Nov 2020


4 Negara Ikuti Yogyakarta Gamelan Festival Ke 25 Secara Daring

Penampilan “Doa Sang Penari” dari Tari Sanggar Seni Kinanti Sekar pada pembukaan Yogyakarta Gamelan Festival (YGF), Rabu (18/11/2020) secara daring.

WartaKita.org – Acara tahunan Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) kembali digelar. Pada tahun ke 25 ini, YGF diadakan secara daring. YGF diadakan selama 5 hari, yaitu dari tanggal 18-22 November 2020.

Festival yang digelar oleh Komunitas Gayam16 dan didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI ini menghadirkan penampil dari 4 negara, yaitu Indonesia, Singapura, Selandia Baru, dan Perancis.

Acara ini dapat disaksikan pada halaman website resmi YGF yaitu www.YGFLive.com.

Opening Ceremony YGF dilakukan pada Rabu (18/11/2020) mulai pukul 19.30 WIB. Pembukaan YGF dilakukan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal (Dirjen) Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Stefanus Wijanarko dan didampingi Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Dwi Ratna Nurhajarini dengan pemukulan kethuk.

Selanjutnya ditampilkan tarian “Doa Sang Penari” oleh Tari Sanggar Seni Kinanti Sekar. Pada hari pertama YGF ini juga dimeriahkan dengan menampilkan Canda Nada (Yogyakarta), Sanggar Tari Guntur (Kediri), Padhang Moncar (New Zealand, Selandia Baru), serta Sanggar Seni dan Budaya Panji Asmara (Cirebon).

Terkait, Walikota Kediri Abdulah Abu Bakar melalui zoom mengatakan, pihaknya sudah lama berkeinginan bisa tampil di acara Yogyakarta Gamelan Festival. Dan baru kali ini bisa terwujud.

“Tentu ini sangat berharga dan menjadi pengalaman yang sangat baik bagi kota Kediri. Saya yakin, kedepan musik tradisional tidak akan mati. Dengan Yogyakarta Gamelan Festival ini mudah-mudahan yang muda-muda terus bisa ikut berkarya dan mempertahankan atau nguri-nguri (melestarikan) kebudayaan,” katanya.

Semua penampilan Yogyakarta Gamelan Festival dilakukan secara daring, sehingga penampil dari luar kota Yogyakarta mengirimkan karya atau penampilanya dalam bentuk video di kota masing-masing. Sedangkan para penampil dari Yogyakarta akan tampil di pendopo Komunitas Gayam16 yang kemudian disiarkan langsung di website Yogyakarta Gamelan Festival. (Geovanni Sekar Kinanti, mahasiswa ASMI Santa Maria Yogyakarta, Prodi Public Relations/ls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *